Resmikan Gedung Madrasah di STM Hulu, Edy Rahmayadi Akan Bantu Keperluan Sekolah

Administrator - Senin, 25 Juli 2022 13:31 WIB

DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meresmikan Gedung Madrasah Aliyah Swasta Bintang Rabbani di STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, Senin (25/7). Edy Rahmayadi pun menegaskan akan terus membantu keperluan madrasah satu-satunya di Kecamatan STM Hulu tersebut.

Memajukan pendidikan merupakan prioritas Edy Rahmayadi sebagai Gubernur. Dengan memajukan pendidikan, kualitas sumber daya manusia di Sumut akan ikut maju. “Dengan begitu, anak anak kita ikut maju, sebab merekalah yang akan menggantikan generasi kita ini, untuk itu kami akan terus mengutamakan pendidikan, ” kata Edy usai peresmian.

Mengenai madrasah, Edy mengapresiasi kehadiran sekolah berbasis Islam tersebut di pelosok daerah Deliserdang. “Madrasah ini tadi katanya satu-satunya di kecamatan ini, ini saya sangat senang ada ini (madrasah) di sini, inilah yang diperlukan masyarakat setempat,” kata Edy.

Direktur Sekolah Bintang Rabbani Amal Lubis menyampaikan, sekolah tersebut sudah beroperasi sejak 16 tahun lalu. Kini memiliki 400 orang siswa pada tingkat Raudatul Atfhal, Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah, serta punya 27 tenaga pendidik.

“Sekolah Bintang Rabbani ini merupakan sekolah yang menerapkan sistem pendidikan berkarakter yang kita tanamkan dari RA sampai tingkat aliyah, dan sekolah ini juga sudah mengukir banyak prestasi, yang tertinggi anak-anak kita kemarin memenangkan olimpiade sains tingkat nasional, ” kata Amal.

Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar menyampaikan pihaknya akan mendukung sekolah tersebut agar berkembang sehingga dampaknya benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Madrasah merupakan sarana pendidikan untuk mempersiapkan generasi yang memiliki pemahaman agama yang baik.

“Karena generasi unggul bukan hanya kecerdasan intelektual, juga butuh kecerdasan spiritual,” kata Yusuf.

Sekolah Bintang Rabbani merupakan sekolah yang didirikan lewat Dompet Dhuafa Waspada. Pembina Dompet Dhuafa Waspada Rayati Syafrin mengatakan sekolah tersebut awalnya berdiri tanpa pungutan biaya siswa. Hal itu lantaran masyarakat di sekolah tersebut secara umum berekonomi lemah. Maka kehadiran sekolah pun diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar untuk mendapat akses pendidikan terjangkau.red

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Agung S Pratama Minta Polres Pelabuhan Belawan Usut Kasus Penggelapan Mobil Miliknya

Berita

Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo

Berita

H. Ikrom Helmi Nasution: Dirgahayu RI ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

Berita

MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah

Berita

Anggota PJ91 Lakukan Aksi Plogging, Jumhur Hidayat: Bagian dari Tobat Ekologi

Berita

BAYI NORWEGIA LAHIR MEMBAWA TABUNGAN, BAYI INDONESIA MENYAMBUT UTANG?