Implementasikan Kampus Merdeka, Stikosa AWS Gandeng JMSI Jatim

Administrator - Kamis, 21 Oktober 2021 15:36 WIB

SURABAYA – Halomedan.coSekolah Tinggi Ilmu Komunikasi – Alamamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur untuk pengembangan kelembagaan dan implementasi ‘Merdeka Belajar-Kampus Merdeka’ (MBKM).

Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Stikosa AWS yang diwakili Ketuanya, Dr. Meithiana Indrasari Yunus dengan Ketua JMSI Jatim, Drs. Eko Pamuji M.I.Kom, Kamis (21/10/2021).

Mei, panggilan akrab Meithiana Indrasari Yunus menyatakan, MBKM merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

“Dengan kerja sama ini, kami berharap JMSI dapat membantu kampus dalam pengembangan konsep ‘Merdeka Belajar – Kampus Merdeka’, dengan meningkatkan kualitas pendidikan terutama menambah kemampuan para mahasiswa di bidang jurnalistik dengan media jaringan JMSI Jatim tentunya,” jelasnya.

Mengingat dengan konsep MBKM ini, lanjut Mei mahasiwa akan lebih banyak ke luar kampus dengan masuk ke dunia industri dalam hal ini media antara enam bulan hingga satu tahun.

“Harapannya, anak didik kami bisa masuk ke industri media dari member JMSI Jatim. Karena media-media yang tergabung dalam JMSI sudah terverifikasi Dewan Pers sehingga secara profesional legalitas tidak diragukan,” ujarnya.

Sementara Eko Pamuji menyambut baik, keinginan dari Stikosa AWS bekerjasama dengan JMSI Jatim. Mengingat anggota JMSI yang beranggotakan 25 media ini sangat berkompeten dijadikan tempat bagi mahasiswa dalam menimba ilmu jurnalistik.

“Seperti yang dikatakan Bu Mei, media-media anggota JMSI Jatim semua sudah terverifikasi baik secara administrasi dan faktual oleh Dewan Pers. Jadi mari kita bekerjasama. Mari jadikan media kita ini menjadi laboratorium Stikosa AWS baik sebagai institusi maupun mahasiswanya dalam meningkatkan kemampuan dasar jurnalistik,” ajak Eko.

Eko pun lantas memaparkan, bahwa kerja jurnalistik tidak cukup hanya pintar saja tapi juga intelektual, selain juga tidak kalah juga memilik fisik yang kuat. “Karena kerja jurnalistik akan banyak di lapangan dilakukan di lapangan,” tegasnya.

Dan Eko meyakinkan, dengan menjalin kerjasama dengan JMSI, harapan Stikosa AWS yang selama ini dikenal sebagai kampus yang mampu menghasilkan wartawan-wartawan yang memiliki kompetensi di bidang jurnalistik. “Maka kompetensinya akan semakin meningkat dengan jalinan kerjasama dengan JMSI Jatim,” tandasnya.(rel)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Hari Pertama Kerja Tahun 2026, Kejari Labuhanbatu Tingkatkan Status Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka

Berita

Malam Tahun Baru di Pengungsian, Bobby Nasution Dampingi Presiden Prabowo Beri Harapan untuk Warga Batuhula

Berita

Wanita Korban Penganiayaan Petrus Minta Penyidik Unit PPA Polres Pelabuhan Belawan Profesional

Berita

Bakopam Sumut Gelar Silaturrahmi Tahun Baru di Kediaman Anggota DPR RI Maruli Siahaan

Berita

BAKOPAM Sumut Gelar Jum’at Berkah, Santuni Anak Yatim di Awal Tahun 2026

Berita

Bakopam Sumut Bertahun Baru di Kediaman Tokoh Masyarakat RE Nainggolan