Medan – Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mengaku terkejut dengan membludaknya jumlah peserta Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DAN dan High Kukkiwon yang digelar Pengprov TI Sumatera Utara, Ahad (26/4), di Politeknik Penerbangan (Poltekbang) kawasan Jalan Jamin Ginting.
Penguji PBTI, Master Harikus Wahyudi, menyebut jumlah peserta kali ini mencetak rekor di luar Pulau Jawa."Ini pecah rekor di luar Pulau Jawa. Jumlah peserta UKT DAN mencapai 317 orang, angka yang sangat fantastis. Biasanya tidak sampai 200 peserta," ujarnya.Menurutnya, tingginya antusiasme ini menjadi indikator positif bagi perkembangan taekwondo di Sumatera Utara. Dengan semakin banyaknya peserta UKT, diharapkan pembinaan atlet dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut yang diwakili Maimun menyatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan taekwondo."Cabang olahraga ini sangat aktif dalam berbagai kegiatan. Semoga melalui UKT ini lahir lebih banyak atlet berprestasi," katanya.Hal senada disampaikan perwakilan Ketua KONI Sumut, Prof. Indra Kasih. Ia berharap peningkatan jumlah atlet dapat berdampak pada prestasi di ajang nasional.
"Kita berharap ke depan, khususnya di PON mendatang, Sumut bisa menyumbangkan lebih banyak medali emas," ujarnya.Ketua Pengprov TI Sumut, H. Hamdani Syahputra, didampingi Ketua Panitia Sanim Sumarno, merinci jumlah peserta UKT. Dari total 317 peserta, sebanyak 211 mengikuti DAN 1, 62 peserta DAN 2, 25 peserta DAN 3, lima peserta DAN 4, dan 14 peserta DAN 5."Kami sangat bersyukur dengan antusiasme ini. Ada 14 daerah yang berpartisipasi, di antaranya Medan, Deli Serdang, Binjai, Labuhan Batu, dan Langkat," ungkapnya.Rangkaian Program PBTI SeriesSekretaris Pengprov TI Sumut, Tulus Abdiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan UKT ini merupakan bagian dari rangkaian program PBTI di Sumatera Utara.
"Sebelumnya, PBTI telah menggelar event PBTI Series Satria Nusantara bertaraf internasional pada 17–19 April. Kali ini dilanjutkan dengan ujian kenaikan tingkat," jelasnya.Ia menambahkan, ajang PBTI Series tersebut diikuti ribuan peserta, termasuk atlet dari beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina."Semoga atlet Sumatera Utara bisa belajar dari gaya bertanding negara lain, sehingga ke depan tidak canggung saat menghadapi lawan dari luar negeri," pungkasnya.red