Porsadin VII Sumut Resmi Dibuka di TPI Medan, Pemenang Dipersiapkan ke Tingkat Nasional

Administrator - Sabtu, 24 Oktober 2026 12:56 WIB

MEDAN – Pekan Olahraga dan Seni Antar-Diniyah (Porsadin) ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dibuka di Sekolah Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan, Sabtu (24/10/2026). Ajang yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026, ini diikuti 324 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Sumatera Utara, didampingi para ofisial dengan total kehadiran diperkirakan mencapai 1.000 orang.Pembukaan Porsadin ke-VII tersebut dihadiri perwakilan DPP FKDT Pusat, Dr. Ishak Nasution, Ketua FKDT Sumatera Utara Khalid Daulay, Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar.Dalam keterangannya, Dr. Ishak Nasution yang mewakili DPP FKDT Pusat mengatakan, Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga wadah mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta mengembangkan bakat dan kreativitas para santri pendidikan diniyah takmiliyah.Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengasah kemampuan, mengukur hasil pembinaan, sekaligus menunjukkan potensi terbaik mereka dalam bidang seni, keagamaan, dan olahraga.Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, menjaga kejujuran, dan menjunjung tinggi sportivitas."Para peserta hendaknya terus mengasah minat dan bakat untuk meraih prestasi. Jadikan Porsadin ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus memperkuat persaudaraan antarsantri," pesannya.Ishak menjelaskan, para peserta yang berhasil meraih prestasi pada Porsadin tingkat Provinsi Sumatera Utara nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Porsadin tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Pondok Gede, Jakarta.Kesempatan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk meningkatkan kemampuan sehingga mampu bersaing dan membawa nama baik Sumatera Utara di tingkat nasional. Cabang Seni, Keagamaan, dan Olahraga DipertandingkanPorsadin ke-VII tingkat Sumatera Utara mempertandingkan sejumlah cabang yang mencakup bidang seni, keagamaan, dan olahraga.Pada bidang seni dan keagamaan, perlombaan meliputi Tahfidz Juz Amma, MQK Safinatunnaja, Cerdas Cermat Diniyah, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, MTQ, Shalawat dan Adzan Murotal Wal Imla' Kaligrafi dan Puisi Islami.Sementara itu, pada bidang olahraga, peserta berkompetisi dalam cabang Lari Sprint 100, Bulu Tangkis Single, Tenis Meja Single.Beragam cabang tersebut memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing, baik dalam penguasaan ilmu agama maupun keterampilan seni dan olahraga.TPI Medan Dorong Pembentukan Karakter SantriKetua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, mengucapkan Selamat datang para peserta Porsadin ke VII Tingkat Provinsi Sumatera utara di Kampus Taman Pendidikan Islam (TPI Medan) Jalan SM Raja Km 7 No 5 Medan Amplas.TPI Medan menyambut baik penyelenggaraan Porsadin ke-VII sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan prestasi santri.Menurut Ikrom, olahraga dan seni tidak hanya berkaitan dengan pencapaian kemenangan, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab.Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan semangat, menghormati sesama peserta, serta menerima hasil kompetisi dengan lapang dada.Melalui kegiatan tersebut, ia juga berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, memiliki semangat kebersamaan, dan mampu membawa nama baik lembaga pendidikan masing-masing.FKDT Sumut Tekankan Sportivitas dan PrestasiKetua FKDT Sumatera Utara, Khalid Daulay, mengatakan bahwa Porsadin merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan santri pendidikan diniyah takmiliyah.Menurutnya, kompetisi ini harus dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi peserta sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan akhlak mulia.Khalid berharap seluruh peserta berani menunjukkan kemampuan terbaiknya, menaati ketentuan perlombaan, serta menghormati keputusan dewan juri.Ia menegaskan, keberhasilan Porsadin tidak semata-mata diukur dari jumlah medali atau gelar juara, tetapi juga dari tumbuhnya semangat persaudaraan dan meningkatnya kualitas pembinaan santri.Kemenag Medan Ingatkan Peserta Jaga SportivitasSementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Impun Siregar, mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.Ia menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam kompetisi. Kejujuran, kedisiplinan, sikap saling menghormati, dan kemampuan menerima hasil perlombaan merupakan nilai penting yang harus dijaga.Menurutnya, Porsadin menjadi sarana pendidikan karakter bagi santri agar mampu berkompetisi secara sehat tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.Peserta diharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadikan setiap perlombaan sebagai pengalaman untuk belajar, memperbaiki kemampuan, dan membangun persaudaraan.Porsadin ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Utara di TPI Medan diharapkan semakin memperkuat peran pendidikan diniyah takmiliyah dalam mencetak generasi muda Islam yang berilmu, berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing hingga tingkat nasional.Turut hadir dalam acara tersebut mewakili Ketua DPP FKDT Ishak Nasution M, Ketua FKDT Sumut Khalid Daulay, Ketua I dan II TPI Medan H Ikrom Helmi Nasution, para ketua DPC FKDT SE Sumut, Kakankemenag Medan, Dr H Impun Siregar, Kakkemenag Dr. H. Mustafid, MA , Kakankemenag Simalungun Drs. H. Bahrum Saleh, MA. Kua Medan Amplas Lukmanul Hakim Hasibuan, Para undangan dan lainnya.rel

Editor
: Administrator
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait