Ketua PSI Soroti Anggaran Rehab Masjid Jeunieb

Administrator - Minggu, 20 September 2026 22:37 WIB
Ist
BIREUEN- Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut anggaran rehabilitasi Masjid Baiturrahim di Gampong Matang Nibong, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, terancam dibatalkan.Anwar mengatakan, informasi mengenai kemungkinan pembatalan anggaran tersebut perlu segera diklarifikasi karena hingga kini belum ada kepastian resmi yang diterima masyarakat. Ia meminta status anggaran, proses pengusulan, serta kendala yang mungkin terjadi disampaikan secara terbuka."Status anggaran dan prosesnya perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk jika ada kendala administrasi atau teknis," kata Anwar Tgk Rabo.Masjid Baiturrahim telah berdiri sejak 1984 dan menjadi salah satu tempat ibadah masyarakat Jeunieb dan sekitarnya. Berdasarkan keterangan panitia pembangunan, bangunan masjid masih membutuhkan sejumlah perbaikan.Atap masjid disebut mulai keropos dan mengalami kebocoran saat hujan. Sebagian bangunan juga belum memiliki plafon. Kondisi lantai yang terkena rembesan air membuat permukaannya menjadi licin dan dikhawatirkan mengganggu kenyamanan jamaah."Kalau hujan, bocor di mana-mana. Jamaah harus geser saf karena sajadah basah. Padahal ini masjid kecamatan, seharusnya menjadi contoh," ujar salah seorang panitia pembangunan.Panitia berharap rencana rehabilitasi tetap dapat dilaksanakan apabila memang telah masuk dalam program dan penganggaran pemerintah. Mereka juga meminta penjelasan apabila terdapat persoalan administrasi atau teknis yang menyebabkan program tersebut berpotensi tidak berjalan.Anwar menilai kondisi bangunan perlu menjadi perhatian karena masjid digunakan masyarakat untuk kegiatan ibadah setiap hari. Namun, ia menekankan bahwa informasi mengenai status anggaran harus terlebih dahulu dipastikan melalui sumber resmi.Panitia juga menyampaikan informasi mengenai seorang jamaah yang disebut pernah terpeleset di area masjid hingga meninggal dunia. Informasi tersebut belum terverifikasi. Belum diperoleh keterangan resmi dari keluarga korban, pengurus masjid, atau pihak berwenang mengenai kronologi dan penyebab kejadian.Karena itu, informasi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya hubungan antara kondisi lantai masjid dan kematian jamaah tersebut.Anwar meminta pemerintah atau instansi yang menangani program rehabilitasi memberikan penjelasan mengenai status anggaran dan tahapan pelaksanaannya."Masyarakat berhak mengetahui apakah anggaran itu sudah dialokasikan, masih dalam proses, atau memang ada kendala yang menyebabkan program tersebut terancam batal," ujar Anwar.Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kemungkinan pembatalan anggaran rehabilitasi Masjid Baiturrahim masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait. (R/Muktar)

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

News

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

News

Dua Jam Tanpa Sekat, Syech Muharram Titip Pesan kepada SMSI Aceh Besar

News

Illiza, Dari Banda Aceh Menuju PRIWOLA 2026

News

Intelijen Aceh Diuji: HDA Berlalu, Radar Desember Mulai Menyala

News

21 Tahun Damai, 15 Butir MoU Helsinki Masih Tersandera

News

Aceh dan Sumatera: Modal dan Penyangga Keberlangsungan Republik