MEDAN — Sekolah Dasar Swasta Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan, Indonesia, akan memperkuat kerja sama pendidikan dengan Sekolah Kebangsaan Kebun Baharu (SKKB), Selangor, Malaysia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) for Cooperation yang dijadwalkan berlangsung di Ar Rivai TPI Hall, Medan, 1 September 2026.Kerja sama dua institusi pendidikan dari negara serumpun ini mengusung tema "TPI Entrepreneur Berbasis Religius" dengan semangat "Kita Mendidik Demi SKKB."Ketua Umum PP TPI Medan,Prof. drg. Ismet Danial Nasution, Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K), mengatakan kerja sama dengan institusi pendidikan di Malaysia merupakan langkah strategis dalam membuka ruang kolaborasi dan pertukaran pengalaman di bidang pendidikan.
Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, kemandirian dan jiwa kewirausahaan peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai agama."Kerja sama ini kita harapkan bukan sekadar seremoni penandatanganan LoI, tetapi menjadi awal dari kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan. Anak-anak harus dipersiapkan menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, mandiri dan memiliki jiwa entrepreneur yang tetap berpegang pada nilai religius," ujar Prof. Ismed.Ia menambahkan, hubungan pendidikan Indonesia dan Malaysia memiliki potensi besar karena kedua negara mempunyai kedekatan budaya dan sejarah. Karena itu, sekolah dapat menjadi ruang penting untuk mempererat hubungan kedua negara melalui generasi muda.Sementara itu, Ketua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas bagi siswa dan guru untuk saling bertukar pengalaman, baik dalam proses pembelajaran maupun pengembangan kegiatan pendidikan."Yang kita bangun bukan hanya hubungan antarlembaga, tetapi juga hubungan antargenerasi. Anak-anak Indonesia dan Malaysia perlu diberikan ruang untuk saling mengenal, belajar dan berbagi pengalaman. Dari sinilah kita berharap lahir generasi yang memiliki wawasan lebih luas," katanya.Menurut Ikrom, konsep entrepreneur berbasis religius menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan TPI. Jiwa kewirausahaan perlu ditanamkan sejak dini, namun tetap dibarengi dengan integritas, tanggung jawab dan nilai moral."Entrepreneurship tanpa karakter bisa kehilangan arah. Karena itu, TPI ingin membangun pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, keterampilan, kewirausahaan dan nilai-nilai religius," tegasnya.Ia berharap implementasi kerja sama dengan SK Kebun Baharu Selangor nantinya dapat berkembang dalam berbagai bentuk kegiatan, seperti pertukaran pengetahuan, program siswa, pengembangan kewirausahaan, kegiatan kebudayaan serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.Penandatanganan LoI TPI Medan dengan SK Kebun Baharu Selangor ini sekaligus menjadi momentum memperkuat diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Malaysia melalui lembaga pendidikan dasar.Dengan kerja sama tersebut, TPI Medan berharap peserta didik tidak hanya menjadi generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, kemampuan berwirausaha, wawasan global dan semangat persaudaraan antarbangsa.