Dua Sosok Asia, Terima Video Resmi dari Presiden IPC

Administrator - Selasa, 28 Juli 2026 23:16 WIB
Jakarta - Presiden International Paralympic Committee (IPC), Andrew Parsons, memberikan video resmi kepada dua sosok Asia yang mewakili dua kekuatan berbeda dalam membangun dunia yang lebih inklusif: Akio Toyoda, saat itu President, Toyota Motor Corporation, dan Natalia Tjahja, Founder Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) sekaligus pencetus gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes).Pada 25 Agustus 2021, Andrew Parsons bertemu langsung dengan Akio Toyoda, yang saat itu menjabat sebagai President, Toyota Motor Corporation, di Tokyo dan secara pribadi menyerahkan video apresiasi berdurasi 4 menit 14 detik. Video tersebut merupakan ungkapan terima kasih atas komitmen Toyota sebagai Worldwide Paralympic Partner. Parsons mengapresiasi visi Toyota yang tidak hanya dikenal sebagai perusahaan otomotif global, tetapi juga sebagai pelopor "Mobility for All"—menghadirkan inovasi mobilitas yang membuka akses, kemandirian, dan kesempatan bagi semua, termasuk penyandang disabilitas.Dalam pesannya, Parsons mengatakan:«"We are excited to continue changing the world with you through the next Worldwide Partnership and beyond."»Hampir lima tahun kemudian, Andrew Parsons kembali menyampaikan video resmi kepada Natalia Tjahja.Gerakan 100 CTFP pertama kali diluncurkan pada 11 Juli 2025 di Singapura, diawali dengan tiga pesan inspiratif dari Andrew Parsons yang menjadi bagian dari kampanye global tersebut. Tepat pada 11 Juli 2026, bertepatan dengan ulang tahun pertamanya, Parsons kembali menyampaikan video pidato resmi berdurasi sekitar 1 menit 45 detik sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap perjalanan gerakan tersebut.Dalam video itu, ia menyampaikan:«"It is an honor I can lend my support for 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) and Maria Monique Last Wish Foundation."»Parsons juga mengucapkan selamat atas satu tahun perjalanan 100 CTFP, menegaskan kembali komitmen IPC untuk terus membuka kesempatan yang setara bagi sekitar 1,3 miliar penyandang disabilitas di seluruh dunia melalui Gerakan Paralimpik. Ia memberikan apresiasi kepada Natalia Tjahja yang membangun gerakan tersebut secara senyap, berawal dari nol, tanpa tujuan komersial (non-commercial), serta dikenal melalui pendekatan zero-budget movement—sebuah gerakan yang bertumbuh dari ketulusan, kolaborasi, dan semangat sukarela.Dua video resmi dari Presiden IPC ini menunjukkan bahwa kontribusi bagi Gerakan Paralimpik dapat lahir melalui berbagai jalan—melalui kepemimpinan korporasi global maupun gerakan kemanusiaan yang dibangun secara senyap dari nol—membuktikan bahwa inovasi, ketulusan, dan kolaborasi sama-sama mampu menciptakan dunia yang lebih inklusif.

Editor
: Administrator
Sumber
:

Tag:
Ipc

Berita Terkait

News

11 Juli 2026 menjadi tonggak peringatan satu tahun 100 Celebrities Talk for Para Athletes (100 CTFP).

News

IPCN Gelar Munaslub 2025 di Tangerang: Estafet Kepemimpinan untuk “Berjaya di Negeri Sendiri”, Ini Struktur Kepengurusannya

News

IPCN Gelar MUNASLUB di Tangerang, Afrizal Terpilih Sebagai Ketua Umum

News

IPCN Gelar MUNASLUB di Tangerang, Afrizal Terpilih Sebagai Ketua Umum

News

CEO Pabaso Indah Logistik H. Sobirin Harahap Hadiri Munaslub IPCN di Tangerang