Oleh: H. Syahrir NasutionTahun Baru Islam 1 Muharram 1448
Hijriah bukan sekadar penanda pergantian angka dalam kalender Islam. Lebih dari itu, momentum ini mengandung makna yang sangat mendalam bagi setiap muslim untuk melakukan introspeksi dan evaluasi diri atas perjalanan hidup yang telah dilalui.Pergantian tahun
Hijriah sesungguhnya mengingatkan manusia bahwa umur yang diberikan Allah SWT semakin berkurang. Setiap pergantian waktu adalah tanda bahwa kesempatan hidup di dunia semakin mendekati batas yang telah ditentukan-Nya. Karena itu, Tahun Baru
Hijriah hendaknya menjadi momen perenungan agar setiap insan menyadari bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, sedangkan kehidupan akhirat adalah tujuan yang sesungguhnya.Makna
Hijriah sendiri tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat sebagaimana hijrahnya Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Makna yang lebih penting dan mendesak adalah perpindahan diri dari keadaan yang kurang baik menuju keadaan yang lebih baik. Hijrah berarti perubahan sikap, perilaku, dan kebiasaan menuju kehidupan yang lebih sesuai dengan tuntunan agama.Dalam konteks kehidupan saat ini, hijrah dapat diwujudkan dengan memperbaiki kualitas ibadah yang selama ini masih memiliki banyak kekurangan. Shalat yang lebih khusyuk, membaca Al-Qur'an dengan lebih rutin, memperbanyak sedekah, menjaga akhlak, serta memperkuat hubungan dengan sesama manusia merupakan bagian dari implementasi makna hijrah yang sesungguhnya.Memasuki awal Tahun Baru
Hijriah juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk bermuhasabah atau mengevaluasi diri. Muhasabah merupakan sarana untuk menilai sejauh mana ketaatan kepada Allah SWT telah dijalankan. Dengan muhasabah, seseorang dapat mengetahui kelemahan dan kekurangan yang masih ada dalam dirinya, sehingga dapat melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik.Ketakwaan kepada Allah tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Oleh sebab itu, pergantian tahun
Hijriah hendaknya menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas ketakwaan dengan memperbaiki ibadah dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang tidak diridhai Allah SWT.Tahun Baru
Hijriah bukanlah sekadar perayaan seremonial atau pergantian angka-angka dalam kalender. Tahun Baru
Hijriah adalah pengingat bagi setiap muslim untuk memahami makna hijrah secara benar, yaitu berpindah dari keburukan menuju kebaikan, dari kelalaian menuju kesadaran, serta dari kehidupan yang jauh dari nilai-nilai Islam menuju kehidupan yang lebih dekat kepada Allah SWT.Semoga datangnya Tahun Baru Islam 1448
Hijriah menjadi momentum bagi seluruh umat Islam untuk memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, memperbaiki kualitas ibadah, dan terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik demi meraih ridha Allah SWT.Selamat Tahun Baru Islam 1448
Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita menuju kebaikan dan keberkahan. Aamiin Ya Rabbal Alamiin.