HKBN 2026, PMI Kota Medan Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Siaga Bencana

Administrator - Minggu, 26 April 2026 18:43 WIB
Dr Musa Rajekshah
MEDAN – Hari ini, 26 April 2026, masyarakat Indonesia kembali memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN). Momentum tahunan ini dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, Dr. H. Musa Rajekshah, menegaskan bahwa peringatan HKBN harus menjadi pengingat kolektif bagi masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman bencana, baik yang bersifat alam maupun non-alam.Dalam keterangannya kepada pers, ia menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, mulai dari gempa bumi, banjir, kebakaran, hingga bencana hidrometeorologi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk terus meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan.

"Peringatan HKBN ini mengingatkan kita untuk meningkatkan kesadaran dan membangun budaya siaga di tengah masyarakat Indonesia dalam menghadapi potensi bencana," ujar Anggota DPR dari Fraksi Golkar ini.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, edukasi sejak dini, pelatihan kebencanaan, serta simulasi evakuasi harus terus digencarkan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai saat menghadapi situasi darurat.

PMI Kota Medan, lanjutnya, secara konsisten melakukan berbagai program peningkatan kapasitas masyarakat, seperti pelatihan pertolongan pertama, manajemen bencana berbasis komunitas, hingga pembentukan relawan siaga di tingkat kelurahan.Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan juga menjadi kunci dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif dan terintegrasi.

"Sinergi semua pihak sangat penting agar upaya mitigasi dan respons bencana dapat berjalan cepat dan tepat," kata Ijeck sapaan yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut ini

Pada peringatan HKBN tahun ini, berbagai kegiatan juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran publik, seperti simulasi evakuasi mandiri, kampanye edukasi kebencanaan, serta penyebaran informasi terkait langkah-langkah keselamatan saat terjadi bencana.Ia berharap, melalui peringatan HKBN, masyarakat tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga mampu mengambil langkah preventif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

"Kita ingin masyarakat tidak panik saat bencana terjadi, tetapi justru mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi," pungkasnya.

Dengan semangat Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, diharapkan budaya siaga bencana semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga mampu menciptakan komunitas yang tangguh dan siap menghadapi berbagai ancaman di masa depan.red/ag

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait