Kahiyang Ayu Serahkan 135 Kursi Roda Adaptif bagi Anak Penyandang Cerebral Palsy di Sumut

Administrator - Rabu, 18 Februari 2026 21:39 WIB
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu, menyerahkan secara simbolis 135 kursi roda adaptif bagi anak penyandang Cerebral Palsy (CP) di 12 kabupaten/kota se-Sumut.
MEDAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu, menyerahkan secara simbolis 135 kursi roda adaptif bagi anak penyandang Cerebral Palsy (CP) di 12 kabupaten/kota se-Sumut. Penyerahan bantuan dilakukan bersama Direktur Global Village Foundation, Mr Andy Baracey, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (18/2/2026).Bantuan kursi roda adaptif tersebut merupakan sumbangan dari Global Village Foundation yang didukung oleh Wheelchairs For Kids Australia. Sebanyak 135 unit kursi roda adaptif dengan nilai sekitar Rp742.000.500 ini merupakan tahap awal, dengan rencana penambahan hingga 1.000 unit sepanjang tahun 2026, sesuai dengan ketersediaan data penerima yang valid.Kahiyang Ayu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Global Village Foundation dan Wheelchairs For Kids Australia atas kepedulian mereka terhadap anak-anak penyandang disabilitas di Sumut. "Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak kita untuk lebih mandiri, melihat dunia lebih luas, bersekolah, bersosialisasi, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.Direktur Global Village Foundation, Mr Andy Baracey, menjelaskan bahwa organisasinya telah bekerja sama dengan Wheelchairs For Kids Australia sejak 2016 dalam mendistribusikan kursi roda adaptif gratis bagi anak-anak penyandang disabilitas di Indonesia.Sejak 2021, Global Village Foundation telah menyalurkan lebih dari 4.000 kursi roda di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, secara global, Wheelchairs For Kids Australia telah mendistribusikan lebih dari 70.000 kursi roda ke lebih dari 90 negara.Andy menambahkan, kursi roda yang diberikan dirancang sesuai pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan dapat disesuaikan dengan pertumbuhan anak. Selain mendukung mobilitas, kursi roda yang dipasang dengan benar juga membantu pernapasan, pencernaan, mencegah malnutrisi, serta mengurangi risiko disabilitas tambahan.Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak penyandang Cerebral Palsy di Sumut agar lebih mandiri dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari."Dukungan kepada penyandang disabilitas bukan sekadar tindakan amal, tetapi wujud kemanusiaan, martabat, dan keadilan sosial," ujarnya.Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumut, Dwi Endah Purwati, mengatakan bantuan kursi roda ini disalurkan oleh organisasi nirlaba Global Village Foundation bekerja sama dengan Wheelchairs For Kids Australia kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui DP3AKB.Sebanyak 135 kursi roda adaptif yang dirancang secara khusus sesuai kebutuhan dan kondisi anak tersebut disalurkan kepada penerima di Kota Medan sebanyak 83 anak, Kabupaten Deliserdang 20 anak, Kabupaten Asahan 7 anak, Kota Tebingtinggi 1 anak, Kabupaten Batubara 1 anak, Kabupaten Langkat 7 anak, Kabupaten Karo 1 anak, Kota Pematangsiantar 12 anak, Kabupaten Samosir 1 anak, dan Kabupaten Tapanuli Utara 1 anak."Sebanyak 135 unit kursi roda adaptif ini merupakan tahap awal, dengan rencana tambahan hingga 1.000 unit sepanjang tahun 2026, sesuai ketersediaan data penerima yang valid," ucapnya.Endah berharap dapat menjalin kolaborasi dengan TP PKK Sumut untuk memperoleh data riil mengenai kondisi anak penyandang Cerebral Palsy. Ia menyebutkan masih terdapat keluarga yang menyembunyikan kondisi anak karena berbagai alasan. Dengan kerja sama tersebut, diharapkan data yang dihimpun lebih akurat sehingga bantuan dapat tepat sasaran serta mendukung peningkatan kualitas hidup anak-anak penyandang Cerebral Palsy.Secara medis, Cerebral Palsy (CP) merupakan gangguan perkembangan gerak dan postur tubuh akibat kerusakan atau gangguan pada otak yang sedang berkembang, baik sebelum kelahiran, saat persalinan, maupun setelah lahir. Kondisi ini memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengontrol gerakan dan koordinasi tubuh.Turut hadir pada kegiatan tersebut Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut Evi Sulaiman Harahap, Ketua PKK Deliserdang Jelita Asri Ludin Tambunan, Ketua PKK Binjai Nurhayati Amir Hamzah, serta para orang tua penerima bantuan kursi roda.*rel

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

News

Kahiyang Ayu Ajak Anak-Anak Cintai Budaya Lewat Lomba Membatik di Sergai

News

Perjalanan 12 Jam Kahiyang Ayu ke Paluta, Bobby Nasution Bawa Kabar Gembira di Istana Maimoon

News

Perjalanan 12 Jam Kahiyang Ayu ke Paluta, Bobby Nasution Bawa Kabar Gembira di Istana Maimoon

News

Kahiyang Ayu Kunjungi Rumah Tenun Nadira, Dukung Wastra Khas Tabagsel

News

Kahiyang Ayu Kenalkan Warisan Budaya Sumut di Ajang Indonesia Fashion Week 2025

News

Kahiyang Ayu Hadiri Pemberian Piagam Penghargaan Pjs & Plt Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumut