halomedan.com -TOBA, Untuk meningkatkan indeks pertanaman di Toba, tiga kecamatan tengah mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian (
Kementan) RI berupa pembangunan irigasi. Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba Lena Pardede utarakan,
Kementan juga menyajikan bantuan benih padi dan alat mesin pertanian (alsintan).
"Kami dari dinas pertanian kabupaten Toba mengucapkan terimakasih kepada kementerian pertanian yang telah memberikan bantuan ke kabupaten Toba baik itu benih padi, alat mesin pertanian dan termasuk juga dengan adanya bangunan irigasi dan juga untuk pembangunan sumber-sumber mata air di kabupaten Toba," ujar Lena Pardede, Sabtu (10/01/2026).Pada tahun 2025, Kabupaten Toba disebutkan telah menerima bantuan optimalisasi di lahan non-rawa yang ada di 3 kecamatan seluas 250 hektar."Kami juga dari dinas pertanian sangat mengharapkan agar kiranya di tahun 2026 ini dan selanjutnya bantuan ini tetap berjalan di Kabupaten Toba," terangnya seraya mengakui hal ini sangat dibutuhkan para petani di yang juga sesuai dengan visi untuk mewujudkan ketahanan pangan.
Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan optimalisasi lahan non-rawa adalah faktor cuaca."Curah hujan yang sangat tinggi sehingga pekerjaan agak terlambat. Untuk kegiatan yang sama di kabupaten Toba tahun 2025 ada di 3 kecamatan karena ini dititikberatkan di lahan yang tadah hujan karena kebetulan
Kecamatan Parmaksian, Uluan dan Porsea adalah daerah yang tadah hujan.Maka ini kita prioritaskan yang nantinya 3 kecamatan ini menjadi daerah brigade pangan ataupun lumbung pangan di Kabupaten Toba," lanjutnya.
Ditambahkan, salah satu syarat memperoleh bantuan ini adalah lahan pertanian itu harus mau melakukan peningkatan indeks pertanaman yang awalnya satu kali pertanaman harus menjadi dua kali."Jadi ke depan jika bantuan ini bisa berjalan sesuai dengan waktu yang telah disepakati dalam perjanjian kerjasama dengan petani, tidak hanya bantuan fisik yang diberikan, termasuk juga bantuan pengolahan lahan dan bantuan benih akan dibantu oleh pusat," terangnya.Namun demikian, bagi kecamatan lain, ada 14 kecamatan yang belum tersentuh dapat mengajukan permohonan untuk mendapat perhatian yang sama.
"Nanti kami dari dinas pertanian akan melakukan verifikasi mana daerah yang layak akan kita bangun untuk brigade pangan akan dibangun, tidak tertutup untuk 13 kecamatan lainnya," pungkasnya. (Des)