Jakarta | halomedan.com — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menerima kunjungan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Jakarta, hari ini. Dalam pertemuan tersebut,
Menko Perekonomian menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat Aceh yang tengah menghadapi musibah bencana alam."Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh keluarga besar Kemenko Perekonomian, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada saudara-saudara kita di Aceh," ujarnya.
Menko Perekonomian menegaskan komitmen pemerintah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk segera menyiapkan langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), termasuk penghapusan kewajiban pembayaran angsuran pokok dan bunga bagi debitur KUR yang terdampak langsung bencana alam.Selain itu, pemerintah juga memberikan keringanan bagi debitur KUR eksisting, khususnya pelaku usaha yang tidak dapat melanjutkan aktivitasnya akibat kerusakan parah. Berbagai stimulus tambahan turut disiapkan, seperti perpanjangan tenor pinjaman, masa tenggang pembayaran, hingga penyesuaian suku bunga."Langkah ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha untuk bangkit kembali secara bertahap," kata
Menko Perekonomian.Ia juga menyampaikan bahwa Kemenko Perekonomian bersama sejumlah asosiasi pengusaha sebelumnya telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh. Ke depan, pemerintah akan terus mendorong agar bantuan tersalurkan secara merata serta mempercepat perbaikan infrastruktur publik yang terdampak bencana.Pemerintah memastikan akan terus hadir dan mendampingi masyarakat Aceh hingga proses pemulihan ekonomi dan kehidupan sosial benar-benar pulih.rel