MEDAN –
Medan Fight Night kembali hadir sebagai salah satu kompetisi MMA paling bergengsi di Sumatera Utara. Turnamen yang digelar bekerja sama dengan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Amavi, dan Indogym ini akan berlangsung pada 7 Desember di Amavi Ultra Lounge
Medan.Ajang tahun ini menghadirkan 12 laga terbaik yang mempertemukan para petarung potensial putra daerah. Atmosfer panas diprediksi menyelimuti arena sejak awal, terlebih dengan hadirnya sejumlah nama besar yang sudah dikenal di panggung nasional.Partai utama (main event) menjadi sorotan dengan hadirnya duel antara mantan juara nasional One Pride MMA, Billy Pasulatan, melawan petarung tuan rumah Sanjaya Hutagaol dalam perebutan sabuk juara. Billy yang mengusung tema Hunter's Party menegaskan tekadnya untuk tampil total di bawah aturan MMA Striking.
> "Saya datang ke
Medan untuk menang. Format MMA Striking justru memacu saya untuk tampil lebih agresif," ujar Billy.Sementara itu, Sanjaya yang akan bertarung di hadapan publik sendiri mengaku tak gentar menghadapi mantan juara nasional tersebut.
> "Ini kesempatan besar bagi saya. Bertarung di rumah sendiri memberi energi tambahan. Saya siap memberi kejutan," tegasnya.CEO
Medan Fight Night, Adi Paryanto, menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya sekadar tontonan spektakuler, tetapi juga wadah pembinaan bagi petarung lokal.
> "
Medan Fight Night kami selenggarakan untuk membuka jalan bagi atlet-atlet daerah agar dapat berkembang dan mencapai level nasional hingga internasional. Banyak potensi di
Medan yang hanya butuh panggung," ungkap Adi.Menariknya, gelaran kali ini tidak hanya diisi para
fighter profesional, tetapi juga turut diramaikan oleh selebgram pecinta combat sport di Indonesia. Kehadiran mereka diyakini akan menambah daya tarik dan menggaet lebih banyak penonton dari berbagai kalangan.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya mengangkat nama petarung
Medan, tetapi juga memperkuat ekosistem MMA di Sumatera Utara serta mendorong tumbuhnya talenta baru di dunia beladiri tanah air.rel