MSD Indonesia & Kemenkes Perkuat Edukasi Kanker Leher Rahim di Pekanbaru

Administrator - Minggu, 28 September 2025 00:20 WIB
Setelah resmi dimulai di Bandung, kampanye edukasi kesehatan “Tenang untuk Menang 2025” kini hadir di Provinsi Riau, tepatnya di kota Pekanbaru. Program ini diinisiasi oleh MSD Indonesia dan didukung oleh Kementerian Kesehatan RI
PEKANBARU, – Setelah resmi dimulai di Bandung, kampanye

edukasi kesehatan "Tenang untuk Menang 2025" kini hadir di Provinsi Riau, tepatnya di kota

Pekanbaru. Program ini diinisiasi oleh MSD Indonesia dan didukung oleh Kementerian

Kesehatan RI, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan

kanker leher rahim sejak dini. Melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif, kegiatan ini

melibatkan ratusan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas IX, para guru serta ibu-ibu

PKK dari Provinsi Riau.

Kanker leher rahim masih menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan

perempuan, dengan lebih dari 36.000 kasus baru dan 20.000 kematian di Indonesia setiap

tahunnya. 3 Padahal, penyakit ini sebenarnya dapat dicegah, salah satunya melalui imunisasi

HPV. 4 Situasi ini menjadi perhatian penting bagi Provinsi Riau, yang memiliki lebih dari 550.000

anak perempuan berusia 10–19 tahun 5 . Dengan penguatan edukasi dan intervensi pencegahan

sejak dini, setengah juta generasi perempuan di Riau berpotensi segera terlindungi dari

ancaman kanker leher rahim.

Pemerintah Indonesia berkomitmen kuat mewujudkan masa depan yang lebih sehat

bagi perempuan melalui implementasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker

Leher Rahim 2023–2030. Dalam sambutannya, dr. Prima Yosephine, Direktur Imunisasi

Kemenkes RI, menyampaikan "Upaya kita untuk mengendalikan kanker leher rahim di

Indonesia, tentu tidak bisa kita lakukan sendiri. Dukungan dari semua pihak dibutuhkan

termasuk dari segenap pimpinan daerah, mulai dari kelurahan dan kecamatan, bapak ibu guru,

orang tua, tenaga kesehatan, masyarakat luas, dan tentu kesadaran dari adik-adik siswi sendiri.

Ini sangat penting agar semua anak yang berhak mendapatkan imunisasi HPV betul-betul

mendapatkan hak nya, jadi tidak ada anak perempuan yang terlewat. Khusus untuk adik-adik di

SMP Negeri 13 Pekanbaru, saya meminta agar kalian bisa menjadi agen perubahan dengan

menyebarkan informasi yang benar tentang imunisasi HPV kepada teman, keluarga, saudara.

1 BPS, 'Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Provinsi Riau, 2024', Link

2 World Health Organization (WHO), "Cervical Cancer". Link

3 Globocan, "Indonesia 2022". Link

4 World Health Organization (WHO), "Cervical Cancer". Link

5 BPS, 'Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Provinsi Riau, 2024', Link

Dengan begitu, adik-adik tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi adik-adik sudah menjadi

pahlawan bagi negara kita. Mari kita bersama untuk mendukung gerakan 'Tenang untuk

Menang', agar tercipta generasi yang peduli, sehat dan terlindungi dari penyakit yang

berbahaya, khususnya kanker leher rahim."

Sebagai inisiator kegiatan, George Stylianou, Managing Director MSD Indonesia

menyampaikan, "Setiap perempuan berhak mendapatkan perlindungan kesehatan sejak dini.

'Tenang untuk Menang' hadir sebagai upaya nyata untuk memastikan generasi perempuan

Indonesia memiliki akses edukasi yang benar, kesempatan yang setara, dan masa depan yang

lebih sehat."

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)

Provinsi Riau, Hj. Henny Sasmita Wahid, S.Sos, M.Si yang hadir sebagai narasumber dalam

sesi diskusi pencegahan kanker leher rahim menyampaikan, "PKK Riau siap bergerak

mendukung program pencegahan kanker leher rahim melalui pendekatan ibu ke ibu. Kami ingin

menghilangkan keraguan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, agar setiap keluarga

memahami bahwa imunisasi HPV merupakan langkah perlindungan penting bagi anak

perempuan mereka."

Turut hadir dalam sesi edukatif interaktif ini, Dokter Spesialis Anak Konsultan

Tumbuh Kembang Anak dr. Dian Dwi Sari Mustika Sp.A (K) menjelaskan, "Penelitian ilmiah

menunjukkan bahwa manfaat vaksin HPV jauh lebih besar dibanding potensi risikonya. Seperti

intervensi medis lainnya, memang ada kemungkinan efek samping 6 , namun riset dan monitoring

selama lebih dari 15 tahun membuktikan vaksin HPV efektif mencegah infeksi HPV yang dapat

berkembang menjadi kanker leher rahim 7 . Bukti ini seharusnya menepis keraguan masyarakat

terkait keamanan dan efektivitas vaksin. Karena itu, penting bagi setiap pihak memahami

urgensi pencegahan ini, agar semakin banyak anak perempuan terlindungi dari risiko kanker

leher rahim."

Melanjutkan inisiatif sejak 2024, kampanye "Tenang untuk Menang 2025" digelar secara

bertahap di berbagai provinsi pada Agustus hingga November 2025, dengan mengusung tema

"Ibu Tenang, Anak Terlindungi, Indonesia Menang Lawan Kanker Leher Rahim."

Kampanye ini dirancang menjadi gerakan edukatif yang mendorong percakapan publik,

memperkuat peran komunitas, dan menghadirkan kolaborasi nyata menuju eliminasi kanker

leher rahim di Indonesia. "Inilah momentum kita bersama untuk melindungi generasi

perempuan, menjaga masa depan bangsa, dan memastikan Indonesia benar-benar menang

melawan kanker leher rahim," tutup George.rel

Sumber
:

Tag:
MSD

Berita Terkait