Program Prioritas 2025 Harus Berfokus pada Aspirasi Masyarakat dan Perbaikan Ekonomi Nasional

Administrator - Minggu, 29 Desember 2024 12:26 WIB
Bambang Soesatyo, Anggota DPR RI/Ketua MPR RI ke-15/Ketua DPR RI ke-20.ist
Jakarta | Halomedan.com

Menutup tahun 2024, banyak elemen masyarakat Indonesia mulai menyadari adanya penurunan signifikan dalam perekonomian yang mempengaruhi kesejahteraan. Di tengah ketidakpastian global yang semakin memburuk, pemerintah diharapkan mengutamakan kebijakan yang berpijak pada aspirasi rakyat pada tahun 2025. Salah satu tantangan utama adalah menurunnya kelas menengah dan meningkatnya angka pengangguran akibat penurunan daya beli masyarakat.

Tahun 2024 telah mencatatkan sejumlah fakta, termasuk meningkatnya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mengancam stabilitas sosial dan ekonomi. Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sekitar 80.000 karyawan kehilangan pekerjaan sepanjang tahun ini. Selain itu, perusahaan-perusahaan besar juga terpaksa menutup gerai, seperti Pizza Hut, KFC, dan Alfamart, yang semakin memperburuk kondisi tenaga kerja.

Untuk mengatasi dampak negatif ini, pemerintah diharapkan fokus pada pemanfaatan potensi dalam negeri, seperti sektor industri dan pertanian, guna mengurangi ketergantungan pada impor dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Kebijakan yang memproteksi pasar domestik dari produk impor dengan harga dumping dan memperkuat sektor industri lokal diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi.

Selain itu, demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa dan pekerja Sritex di akhir tahun 2024 mencerminkan keresahan masyarakat yang menginginkan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang konkrit, termasuk pengendalian inflasi dan menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif.

Dengan tantangan besar yang dihadapi, pemerintah diharapkan mengutamakan skala prioritas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperbaiki perekonomian nasional dan memastikan stabilitas sosial dan politik tetap terjaga.

Oleh :

Bambang Soesatyo, Anggota DPR RI/Ketua MPR RI ke-15/Ketua DPR RI ke-20/Ketua Komisi III DPR RI ke-7/Dosen Tetap Pascasarjana Universitas Borobudur, Trisakti, Jayabaya dan Universitas Pertahanan (UNHAN)

rel

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

News

Program “Pemred Sahabat Desa” Resmi Diluncurkan di Bandung

News

Dukung Program Kesehatan Asahan, Sumut Foundation Minta Publik Tak Perkeruh Suasana*

News

Shohibul Anshor Siregar: Integrasi Program Makan Bergizi dan Job Guarantee Kunci Kemandirian Ekonomi Rakyat

News

Program Literasi SPS Riau Dapat Apresiasi dari Dua Kepala Dinas

News

Rapat Konsolidasi DPW Pendawa Provinsi Banten: Fokus Pembentukan Pengurus dan Program Kerja

News

Program Bangga Kencana Jadi Titik Fokus Upaya Peningkatan Kualitas SDM Sumut