Wisudan Abdi Dalem SurakartaHari Minggu, 4 Oktober 2026 dilakukan upacara wisuda. Sekitar 500 abdi dalem sowan di Karaton Surakarta Hadiningrat. Mulai pukul 7.30 panitia sudah siap siaga. Tampak asri anglam kami, gayeng seneng regeng. Wisuda diikuti oleh sedulur tunggal pasuwitan. Berasal dari Malang, Surabaya, Nganjuk, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Tuban, Bojonegoro. Dari Jawa Timur cukup terwakili. Siaga ing gati, sawega ing dhiri.Abdi dalem Subosuka Wonosraten. Sukoharjo, Boyolali, Surakarta, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten. Paguyuban kawula Surakarta atau PAKASA memang kuat berakar di wilayah ini. Berdiri sejak tanggal 29 Nopember 1931. Saat Sinuwun Paku Buwono X memerintah Karaton Surakarta Hadiningrat. Pisowanan ini wujud gawa gawe.PAKASA pang Jepara, Pati, Kudus, Grobogan, Magelang, Semarang, Kendal, Tegal, Banjarnegara Cilacap, Kebumen, Salatiga, Jakarta, Bekasi turut serta. Hadir pula dari Kalimantan dan Sumatera. Sama sama bertujuan untuk nguri uri budaya Jawi, murih mencar kencar kencar. Bale angun angun tempat awal berkumpul. Presensi satu demi satu. Nama dan alamat dipanggil. Nuwun sendika. Begitulah jawaban apabila mendapat giliran maju ke depan. Kanjeng Budayaningrat memberi pengantar sejenak. Berisi tentang pengetahuan tata cara wisuda. Peserta wisuda berbusana beskap hitam. Bebedan jarik. Iked blangkon. Stagen sabuk timang. Kalung samir warna merah kuning. Wangkingan yakni wangun yen sinawang ing wingking. Untuk abdi dalem putri pakai kebaya. Sanggulan dan nyampingan. Penjelasan dari dwija pambiwara berlangsung 1 jam. Berbaris rapi dengan busana edi peni. Pacak baris menuju bale semarakata. Lewat lawang gapit dan kori kamandungan. Terlebih dahulu pangkat Bupati riya inggil, Bupati Sepuh, bupati Anom, panewu, mantri, lurah, jajar. Dengan sesebatan Kanjeng Raden Arya Tumenggung, Kanjeng Mas Ayu Temenggung, Mas Ngabehi, Nyi Behi. Pangkat lan sesebatan paring dalem Kanjeng Sinuhun Paku Buwono XIV. Serat kekancingan tapak asta GKR Dra Koes Moertiyah Wandansari M.Pd. Ketua Lembaga Dewan Adat dan pengageng sasana Wilapa Karaton Surakarta Hadiningrat. Bagi penerima pangkat lan ganjaran pangkat saha sesebatan bertempat di kasentanan. KPH Sangkoyo memimpin upacara wisuda di bale semarakata. Penyerahan serat kekancingan dan sumpah dibaca urut pangkat. SK yang diterima berupa turunan. Karena SK yang asli diberikan setelah revisi final. Perlu waktu 2 bulan. Kekancingan ditulis dengan aksara latin dan aksara Jawa. Cocok untuk pajangan di ruang tamu. Kelihatan agung dan anggun. Istirahat dengan pasugatan teh hangat dan nyamikan. Tersedia di bale marcukundha. Ndalidir pindha sela brekithi. Sela watu, brekithi semut. Ndalidir pindha semut lumaku sainggiling watu. Kembul bujana andrawina berada di sitihinggil. Makan siang di halaman lapang. Dekat dengan sasana sumewa pagelaran. Nikmat sekali. Tepat pukul 11.30. Perut puncak lapar laparnya. Mirasa micara miraga. Duduk lesehan di atas karpet. Klasa gumelar katon gilar gilar.Ulama bersama kanca kaji. Berbusana putih. Segera memimpin wilujengan haul Sinuhun Paku Buwono XII raja Surakarta tahun 1945 - 2004. Tahlil tahmid takbir tasbes berkumandang di awang awang. Berlanjut dengan alunan Sahadat Kures. Hening merbawani. Mata memandang saat Sinuhun Paku Buwono XIV lenggah sinewaka. Jalannya disongsong oleh abdi dalem. Sentana sami ndherek tindak tumuju sitihinggil. Upacara yang dipimpin oleh Raja Karaton Surakarta Hadiningrat memberi daya pangaribawa. Dunia tambah ayem tentrem subur makmur. Surakarta, Minggu 4 Oktober 2026.Purwadi