Paku Buwana XI Barguru pada EinsteinPurwadi, Ketua LokantaraA. Albert Einstein Ahli AtomDhandhanggulaMeguru mring Albert Einstein, Sunan
Paku Buwana Sewelas, Nagri Jerman papane, Relativitas umum, Sinau elektro magnetik, Realisme ilmiah, Mekanik Kuantum, Setara enargi masa, Poto listrik hukum efek wus katitik, Antuk nobel fisika.Pergaulan
Paku Buwana XI dengan Albert Einstein terjadi di Universitas Leiden tahun 1910. Tiga tahun lamanya
Paku Buwana XI belajar pada ilmuwan Eropa. Kesempatan ini digunakan untuk belajar bersama Max Weber ahli kepemimpinan. Emile Durkheim mengajari sosiologi dan moralitas. Sarjana terkemuka itu cukup akrab dengan
Paku Buwana XI yang masih bergelar KGPH Hangabehi.Tahun 1911 Max Weber dan Emile Durkheim berkunjung ke Kraton Surakarta. Sempat pula berkenalan dengan KH Samanhudi tokoh Sarikat Dagang Islam. Kedua sahabat dari Eropah itu menginap di pesanggrahan Langenharjo, Parangjoro, Madusito dan Pracimo Harjo. Sambil diskusi tentang ilmu sosial politik dan hukum,
Paku Buwana XI memberi suguhan cabuk rambak, tengkleng dan sega liwet. Hidangan mengalir deras mbanyu mili. Jadah goreng dan wedang ronde siap sedia. Albert Einstein datang ke Kraton Surakarta atas biaya dan undangan
Paku Buwana XI Hangabehi. Tepat pada tanggal 29 Nopember 1934. Bersamaan dengan hari ulang tahun Pakasa atau Paguyuban Kawula Karaton Surakarta yang ketiga. Ahli nuklir ini kagum dengan seni budaya Jawa. Penyambutan dilakukan di pagelaran sasana sumewa. Gamelan carabalen berkumandang di awang awang. Panitia terdiri dari pangarsa Pakasa cabang Jepara, Pati, Semarang, Tegal, Banjarnegara, Cilacap, Kebumen, Magelang, Malang, Trenggalek, Kediri, Nganjuk, Ngawi, Madiun, Magetan, Pacitan, Ponorogo dan Blitar. Terlebih dahulu disajikan beksan ludiro madu karya
Paku Buwana V. Pakasa Sragen menampilkan beksan tayub. Ngawi menyumbang orek orek. Albert Einstein turut ngibing. Suasana riuh gemuruh. Reyog Ponorogo tampil meriah. Nganjuk menampilkan wayang thengul. Kehadiran Albert Einstein di Kraton Surakarta selama 10 hari. Kunjungan ke radya Pustaka untuk membaca sastra Jawa. Serat Wulangreh dibaca tuntas. Lalu Pustaka raja, centhini, menak, panji, dewaruci dan wira iswara dibahas dengan jelas. Pujangga Ranggawarsita, Yasadipura dan Pangeran Karanggayam berpengaruh pada diri Einstein. Literasi Jawa klasik memuat nilai logis etis dan estetis. Bekonang didatangi Albert Einstein. Industri gamelan cukup bikin pesona. Metalurgi Jawa sudah maju. Laras pelog dan laras slendro diamati oleh Albert Einstein. Abdi dalem pangrawit memandu dengan saksama.
Paku Buwana XI Hangabehi berhasil menjadi diplomat budaya. Usaha transportasi Kraton Surakarta berupa jalan kereta api. Albert Einstein memberi nasihat teknis. Stasiun sepur dibangun rapi. Industri gula makin berkembang pesat. Untung berlipat lipat. Albert Einstein menjadi konsultan
Paku Buwana XI Hangabehi yang profesional dan handal.B. Jasa dan Perjuangan
Paku Buwana XI memiliki banyak jasa dan perjuangan. Pada hari Minggu Pon, tanggal 7 Desember 2025 diadakan peringatan surud dalem
Paku Buwana XI. Bertempat di gedung kasentanan Karaton Surakarta. Saat untuk mengenang jasa dan perjuangan. Nitik perjalanan Sinuwun
Paku Buwana XI yang penuh tepa palupi.
Paku Buwana XI lahir pada hari Senin Kliwon, 25 Rabiul Akhir 1815 atau 1 Pebruari 1884. Nama kecil Gusti Raden Mas Ontoseno. Ayahnya yakni Sinuwun
Paku Buwana X raja Surakarta Hadiningrat tahun 1893-1939. Ibunya bernama Kanjeng Ratu Mandayaretna. Gusti Raden Mas Ontoseno mendapat nama KGPH Hangabehi. Pada hari Rabu Kliwon 7 Mulud 1878 atau 26 April 1939 dinobatkan sebagai raja. Sejak masa muda Sinuwun
Paku Buwana XI aktif dalam berbagai organisasi. Tahun 1904 merancang berdirinya Dewan Kraton. Lembaga ini bertugas untuk membuat paugeran tata praja. Kelak pada tahun 1905 Hangabehi
Paku Buwana XI memimpin lembaga legislatif. Perguruan tinggi Mambaul Ulum juga atas prakarsa Hangabehi
Paku Buwana XI. Berdiri tahun 1905. Kahar Muzakir, Mukti Ali dan Munawir Zadzali adalah alumni Mambaul Ulum yang tangguh. Lahirnya Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908 atas bantuan Hangabehi
Paku Buwana XI. Beliau mengutus KRT Tirtakusuma untuk membawa bantuan keuangan. Pernah belajar sastra timur di Universitas Leiden. Selama menuntut ilmu di Eropa,
Paku Buwana XI sering berguru pada ilmuwan tangguh. Misalnya Max Weber dan Emile Durkheim. Ahli ilmu sosial yang handal. Sarikat Islam berdiri di Solo pada tahun 1911. Ketuanya H Samanhudi. Bertindak dewan penasihat adalah Hangabehi
Paku Buwana XI. Berdirinya Muhammadyah pada tahun 1912 juga berkat bantuan Hangabehi
Paku Buwana XI. Bahkan beliau menunjuk Patih Sasradiningrat untuk menjadi ketua daerah Muhammadyah Surakarta. Taman Siswa yang berdiri tahun 1923 juga mendapat bantuan dari Hangabehi
Paku Buwana XI. Gedung gedung Karaton Surakarta digunakan untuk ruang belajar. Siswa yang kurang mampu diberi beasiswa. Tahun 1926 Nadhatul Ulama didirikan oleh KH Hasyim Asyari. Hangabehi
Paku Buwana XI pun turut memberi bantuan dana. Wajar jika cucu pendiri NU, KH Abdurrahman Wahid kelak mendapat gelar dari Sinuwun
Paku Buwana XII tahun 2001.Pada awal tahun 1945, kali ini Sinuwun
Paku XI menjadi pelaku utama dalam kancah pergerakan nasional. Beliau menggagas berdirinya lembaga BPUPKI. Badan penyelidik usaha persiapan kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI beranggota dari tokoh yang tersebar dari pelosok nusantara. Pada umumnya mereka mewakili lembaga, organisasi badan, komunitas adat dan keluarga kerajaan. Harapannya negara yang terbentuk nanti akan bisa mewakili aspirasi segala komponen warga bangsa.C. Nasionalisme IndonesiaMembentuk BPUPKI atas prakarsa berlian. BPUPKI dibentuk atas jasa Sinuwun
Paku Buwana XI. Sumbangan kraton nusantara pada awal berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia sangat besar. Semangan kebersamaan tumbuh dengan kesadaran tinggi. Kraton nusantara itu menyumbangkan harta, jiwa, gagasan, dan tenaga kepada pemerintah Republik Indonesia.Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang pada 23 Mei 1945. Anggota terdiri dari beragam golongan, profesi, ormas, orsospol dan swapraja dari Sabang sampai Merauke. Sri Susuhunan
Paku Buwono XI mengutus beberapa pembesar kraton untuk terlibat dalam BPUPKI. Dari Kraton Surakarta tampil menonjol, bahkan menjadi ketua. Yakni KRT Dr Radjiman Widyadiningrat. Utusan Karaton Surakarta Hadiningrat yang menjadi anggota BPUPKI bekerja sepenuh hati. 1. KRT Dr. Radjiman Widyadiningrat2. KRMA Sasradiningrat3. KRMA Wuryaningrat4. KGPH Suryahamijoyo5. Mr. RM Panji Singgih6. Prof. Dr. Mr. Supomo7. Mr. KRT Wongsonagoro8. Mr. RT Susanto Tirtoprojo9. Mr. RP Suroso10. Prof. Dr. H. Djajadiningrat11. Mr. RM Sunaryo Mangunpuspito12. R. Roeslan Wongso Kusumo13. Mr. KRT Sastro Mulyono14. Mr. KRT Hendro Martono15. RMA PurbonagoroDaftar anggota BPUPKI itu bekerja atas SK Sinuwun
Paku Buwana XI. Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau BPUPKI. Anggota BPUPKI di atas dirintis secara resmi oleh Kraton Surakarta Hadiningrat. Untuk penugasan ditandatangani oleh Sri Susuhunan
Paku Buwono XI. Mereka termasuk bidan yang turut serta merintis berdirinya NKRI. Perjuangan mereka patut dihormati. Sri Susuhunan
Paku Buwono XI mempunyai hubungan baik dengan para pembesar Jepang. Misalnya Laksamana Maeda kerap berkunjung ke Kraton Surakarta.Laksamana Maeda dijamu makan siang di Sasana Handrawina, dengan gamelan kehormatan Carabalen. Tak lupa Prajurit Nyutra dengan busana warna warni. Pendek kata, Laksamana Maeda merasa terhormat berkunjung ke Kraton Surakarta. Dari hubungan pribadi yang amat erat ini,
Paku Buwono XI titip agar anak buahnya bisa terlibat aktif dalam BPUPKI.Para utusan Kraton Surakarta, terutama KGPH Suryohamijoyo usul supaya Kooti atau Swapraja diakomodir oleh NKRI. Jangan sampai pemerintah RI mengabaikan sejarah. Fakta bahwa negara republik yang didukung oleh swapraja hidupnya lebih makmur dan tertata. Sidang pertama BPUPKI tanggal 28 Mei – 1 Juni 1945. Pada hari Senin 28 Mei 1945 pukul 11.00 bertempat di gedung Tyuroo Songi In. Upacara pembukaan dilakukan oleh PYM Saikuo Sikikan. Tanggal 29 Mei 1945 pembicaraan tentang Dasar Negara Indonesia. Tanggal 31 Mei membicarakan Daerah Negara dan Kebangsaan Indonesia.Sidang kedua BPUPKI atau Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai dimulai lagi tanggal 10 Juli 1945. Tempat di Gedung Tyuroo Songi In (Departemen Luar Negeri), membicarakan tentang bentuk negara, wilayah negara. Tanggal 11 – 16 Juli 1945 BPUPKI membicarakan persiapan penyusunan rancangan Undang Undang Dasar dan Pembentukan Panitia Perancang Undang Undang Dasar. Pada tanggal 18 Juli 1945 BPUPKI membuat laporan untuk PYM Gunseikan Kakka. Semua anggota BPUPKI utusan Kraton Surakarta bekerja dengan sebaik baiknya.D. Humanisme UniversalSidang BPUPKI Berduka. Sidang BPUPKI dipimpin oleh KRT Dr. Radjiman Widyodiningrat. Saat itu sedang hangat hangatnya membicarakan dasar dan falsafah negara. Tiba tiba Laksamana Maeda mendekati pimpinan sidang. Beliau beserta dengan KRMA Sosrodiningrat, KRMA Wuryaningrat dan KGPH Suryohamijoyo. Hadirin para peserta sidang kaget melihat KRT Dr. Radjiman Widyodiningrat merunduk sambil sesenggukan menahan tangis. Matanya mbrebes mili.Sidang pun terpaksa diskors. Pimpinan Muhammadiyah yang bernama Ki Bagus Hadikusumo maju ke mimbar. Lantas berujar Inna lillahi waina ilaihi roji'un. Tuan tuan Yang Mulia. Berita duka bahwa Kanjeng Sri Susuhunan
Paku Buwono XI telah dipanggil Allah SWT.Berita mangkatnya Raja Surakarta ini secara resmi diumumkan oleh Tuan Sosrodiningrat. Kita semua merasa kehilangan seorang raja yang selalu mendukung pergerakan nasional Indonesia.Ki Bagus Hadikusumo lantas memimpin doa, yang ditujukan untuk Kanjeng Sinuwun
Paku Buwono XI. Segenap peserta sidang BPUPKI hening senyap. Mereka selalu ingat bantuan Hangabehi PB XI sejak jaman Budi Utomo lahir sampai terbentuknya BPUPKI. Sinuwun
Paku Buwono XI surud ing kasedan jati pada hari Sabtu Kliwon, 21 Jumadil Akhir tahun Ehe 1876 Saka. Wafatnya
Paku Buwono XI bersamaan dengan hari kelahiran Pancasila, yaitu 1 Juni 1945.D. Jaringan InternasionalAnggota BPUPKI merupakan karya
Paku Buwana XI Hangabehi. Berkat jaringan internasional yang kuat. 1. Mr. Abdul AbbasLahir 11 Agustus 1906 di Binjai Sumatera Utara. Tamat Rechthoge School 1938. Pernah menjadi residen Lampung.2. Dr. M. AmirLahir 20 Januari 1900 di Talawi Sawah Lunto Sumatera Barat. Lulusan Utrecht 1928. Pernah menjadi dokter pribadi Sultan Langkat Tanjungpura.3. Mas ArisLahir 2 Januari 1901 di Kebumen. Lulus MLS tahun 1924. Pernah menjadi mantri kehutanan di Bogor.4. AR BaswedanLahir 1908 di Surabaya. Mendirikan Partai Arab Indonesia (PAI). Pernah menjabat sebagai Menteri Muda Penerangan dan anggota Konstituante.5. BPH BintoroLahir 2 Agustur 1912 di Yogyakarta. Menempuh pendidikan di Universitas Leiden Belanda.6. P.F. DahlerLahir 21 Februari 1883 di Semarang. Tahun 1929-1930 menjadi anggota volksraad mewakili Insulinde.7. Agoes Moechsin DasaadLahir 25 Agustus 1905 di Sulu, Jolo, Manila, Filipina. Bersekolah di Singapura. Pemimpin pabrik tenun Kancil Mas.8. Ki Hadjar DewantaraLahir 2 Mei 1889 di Pura
Pakualaman Yogyakarta. Mendirikan Perguruan Taman Siswa. Menjabat Menteri Pendidikan RI pertama.9. Prof. Dr. KPH Husein DjajadiningratLahir 8 Desember 1886 di Kramat Watu Serang Banten. Lulus dari Universiteit Leiden tahun 1913. Menikah dengan KRAy. Partini putri KGPAA Mangkunegoro VII.10. RM Margono Djojo HadikoesoemoLahir 16 Mei 1894 di Purbalingga. Lulus OSVIA 1911. Pendiri BNI 1946. Aktif dalam gerakan koperasi Indonesia.11. Ki Bagoes HadikoesoemoLahir 1890 di Yogyakarta. Menempuh pendidikan di Mekkah. Pengurus besar Muhammadiyah.12. KH. Abdul HalimLahir 17 Juni 1887 di Majalengka. Pendiri Perikatan Ulama Indonesia dan perikatan Umat Islam 1943.13. Anang Abdul HamidhanLahir 25 Pebruari 1909 di Rantau Kalimantan Selatan. Lulus dari ELS Samarinda. Aktif sebagai wartawan.14. Parada HarahapLahir 15 Desember 1899 di Pargarukan Sumatera Utara. Mendirikan surat kabar Pewarta Deli dan Benih Merdeka Medan 1919.15. KH Abdul Fatah HasanLahir di Bojonegara Cilegon Banten. Menempuh pendidikan di Fakultas Hukum di Al Azhar Kairo Mesir.16. Teuku H. Moehammad HasanLahir 4 April 1906 di Pidie Aceh. Menempuh pendidikan di Universitas Leiden. Menjabat sebagai Gubernur Sumatera pertama.17. KH. Wachid HasjimLahir 12 Pebruari 1913 di Jombang. Menempuh pendidikan di Sekolah Agama lulus tahun 1927. Menjabat Menteri Agama.18. Drs. Mohammad HattaLahir 12 Agustus 1902 di Bukit Tinggi Sumatra Barat. Pendidikan di ELS (Europeesche Lagere School). Menjabat sebagai Wakil Presiden RI I.19. Mr. R. HindromartonoLahir 31 Desember 1908 di Gunem Rembang. Lulus dari Rechts Hoogeschool diploma 1936. Menjabat sebagai Ketua Gaspi.20. R. Oto IskandardinataLahir 31 Maret 1897 di Bajongsoang Bandung. Menjabat sebagai Ketua Pengurus Besar Paguyuban Pasundan.21. R. Abdul KadirLahir 6 Juni 1906 di Binjai Sumatra. Pendidikan OSVIA 1926. Menjabat sebagai Ambtenaar Inlandsch Bestuur Jatinegara.22. Abdoel KaffarLahir di 14 Mei 1913 di Sampang Madura. Pendidikan MULO 1929. Pekerjaan sebagai commandant 2 compagnie Barisan I di Bangkalan.23. Mas Soetardjo Karto HadikoesoemoLahir 22 Oktober 1892 di Kunduran Blora. Pendidikan OSVIA tahun 1911. Menjabat sebagai Pengurus Besar Naimubu.24. RAA Soemitro Poerbonegoro KolopakingLahir 14 Juni 1887 di Papringan Banyumas. Pendidikan di Universiteit Leiden. Menjabat Wedana Sumpiuh.25. Prof. Dr. R. Djenal Asikin Widjaja KoesoemaLahir 7 Juni 1891 di Mononjaya Tasikmalaya. Pendidikan di Universiteit Leiden. Menjabat sebagai Pemimpin Rumah Sakit Umum Negeri Jakarta.26. Dr. R. Soeleiman Effendi Koesoema AtmadjaLahir 8 September 1898 di Purwakarta. Menempuh pendidikan di Universiteit Leiden. Menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Indramayu.27. Mr. Johannes LatuharharyLahir 6 Juli 1900 di Saparua Ambon. Pendidikan di Universiteit Leiden. Menjabat sebagai Advoc R.v.J. Surabaya.28. Koen Hian LiemLahir 1896 di Banjarmasin. Pendidikan Sekolah Hukum di Jakarta. Pekerjaan sebagai Ketua Dewan direksi Pewarta Surabaya.29. R.Ng. Siti Soekaptinah Soenarjo Mangoen PoespitoLahir 28 Desember 1907 di Yogyakarta. Pendidikan MULO 1926. Pekerjaan sebgai guru Taman Siswa Yogyakarta.30. KH. Mas MansoerLahir 25 Juni 1896 di Surabaya. Pendidikan Al Azhar Mesir. Menjabat sebagai pengurus besar Muhammadiyah Yogyakarta.31. Mr. AA MaramisLahir 20 Juni 1897 di Manado Sulawesi. Sekolah di Universitas Leiden 1931. Menjabat sebagai advocaat di Semarang.32. Dr. R. Boentaran MartoatmodjoLahir 11 Januari 1896 di Loano Purworejo. Sekolah di STOVIA. Pekerjaan sebagai Gouvernement Indische Arts kantoor inspectie Semarang.33. Mr. Mas Besar Marto KoesoemoLahir 8 Juli 1893 di Brebes. Sekolah di Universitas Leiden. Pekerjaan sebagai pegawai pada Landraad Pekalongan.34. KH. MasjkoerLahir 30 Desember 1902 di Singasari Malang. Menjabat sebagai Rois'aam PB Syuriah NU.35. Sayuti MelikLahir 25 Nopember 1908 di Yogyakarta. Menempuh pendidikan di Sekolah Guru. Menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Surat Kabar Sinar Baru Semarang.36. Ir. R. Ashar Soetedjo MoenandarLahir 30 April 1914 di Siluwak Sawangan (Batang). Sekolah di HBS tahun 1932. Bekerja pada Jawatan Pekerjaan Umum Kerajaan Mangkunegoro.37. Abdoel Kahar MoezakirLahir 16 April 1907 di Gading Yogyakarta. Pendidikan di Madrasah Da'roel Oelam al oeliyaa di Kairo.38. R. Asikin NatanegaraLahir 23 Desember 1902 di Bogor. Sekolah AMS Yogyakarta. Menjabat sebagai Pangreh Praja Jakarta.39. Ir. KP Mohammad NoorLahir 24 Juli 1901 di Martapura Banjarmasin. Sekolah di MULO. Pekerjaan sebagai Hoofd kantor irigatie afdeling.40. Tiang Tjoei OeyLahir 1893 di Jakarta. Menjabat sebagai Direktur Hong Po dari 1936-1942.41. Tjong Hauw OeyLahir 1904 di Semarang. Pendidikan HBS. Sebagai anggota Komite Eksekutif Chung Hua Hui.42. KP. Andi PettaraniLahir 14 April 1903 di Gowa. Pendidikan OSVIA. Menjabat sebagai Kepala Onder afdeling Bone.43. R. Abdoelrahim PratalykramaLahir 10 Juni 1898 di Sumenep. Sekolah di Bestuurschool 1929. Menjabat sebagai Asisten Wedono Pesongsongan.44. Mr. I Gusti Ketut PudjaLahir 19 Mei 1908 di Singaraja Bali. Pendidikan Rechts Hoogeschool. Pekerjaan sebagai Giyozei Komon (Sunda Minseibu)45. BPH PoeroebojoLahir 25 Juli 1906 di Yogyakarta. Sekolah di ELS. Pekerjaan : Giin Tyuuoo Sangi-in Jakarta.46. Dr. GSSJ RatulangieLahir 5 Nopember 1898 di Tondano Minahasa. Sekolah di ELS. Menjabat sebagai penasehat wisk, Bank Denis dan perseroan pertanggungan jiwa Indonesia.47. H. Agoes SalimLahir 8 Oktober 1884 di Kota Gadang IV Koto, Agam. Sekolah di HBS V. Menjabat sebagai Pemimpin Umum Penyadar .48. Mr. R. SamsoedinLahir 1 Januari 1908 di Sukabumi. Sekolah di AMS Bandung. Bekerja sebagai Volontair Algemene Secretarie Bogor 1938.49. H. AA SanoesiLahir: 18 September 1888 di Cantayan Sukabumi. Menempuh pendidikan di pondok pesantren. Pekerjaan sebagai pengarang buku Agama Islam.50. Mr. RAy. Maria Ulfah SantosoLahir 18 Agustus 1911. Sekolah di Universitas Leiden. Pekerjaan di kantor Regent schap Kabupaten.51. Mr. RM SartonoLahir 5 Agustus 1900 di Wonogiri. Sekolah di Universitas Leiden. Menjabat sebagai Ambtenaar ter beschikking.52. Dr. Samsi SastrawidagdaLahir 13 Maret 1894 di Solo. Sekolah HIS. Sebagai anggota pengurus Partai Nasional Indonesia di Bandung.53. Mr. R. SastromoeljonoLahir 16 Oktober 1898 di Kudus. Sekolah di Universiteit Leiden. Menjabat sebagai Hakim Kooto Haain.54. Mr. R. Panji SinggihLahir 17 Oktober 1894 di Malang. Sekolah di Universitas Leiden. Pekerjaan advoc. Surabaya.55. Mr. R. Kasman SingodimedjoLahir 25 Pebruari 1908 di Kalirejo Purworejo. Pendidikan di STOVIA. Bekerja sebagai guru MULO.56. Mr. R. Ahmad SoebardjoLahir 23 Maret 1897 di Krawang. Pendidikan di Universitas Leiden. Bekerja sebagai advocat.57. R. SoedirmanLahir 24 Desember 1890 di Semarang. Pendidikan di Diploma Groot notaris II. Bekerja di Dinas Bea dan Cukai.58. Ir. SoekarnoLahir 6 Juni 1901 di Surabaya. Pendidikan di HLS 1921. Menjabat sebagai Presiden Pertama Republik Indonesia.59. Mr. R. Iwa Koesoema SoemantriLahir 31 Mei 1899 di Ciamis. Pendidikan di Universitas Leiden. Bekerja sebagai advocat.60. Prof. Dr. Mr. SoepomoLahir 22 Januari 1903 di Sukoharjo. Pendidikan di Universitas Leiden. Bekerja sebagai a.t.b landr Yogyakarta.61. RMTH SoerjoLahir 9 Juli 1895 di Magetan. Sekolah di OSVIA. Menjabat sebagai Bupati Magetan.62. Ir. R. Rooseno Soerjo HadikoesoemoLahir 8 Agustus 1908 di Madiun. Pendidikan di Technische Hoogeschool 1932. Bekerja di Bouwbureau Bandung.63. KGPH Soerjo HamidjojoLahir 13 Oktober 1905 di Solo. Sekolah MULO 1923. Menjabat sebagai pelindung PPBBS (Perikatan Perusahaan Batik Boemi Poetra Soerakarta).64. R. Panji SoerosoLahir 3 Nopember 1893 di Porong Sidoarjo. Sekolah Kweekschool. Bekerja sebagai pegawai kantor irrigatie Probolinggo.65. Mr. R. SoewandiLahir 31 Oktober 1898 di Ngawi. Sekolah di Groot-notaris 1923. Menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Academici Indonesia.66. Drs. KRMH SosrodiningratLahir 1 Desember 1902 di Solo. Pendidikan di Universitas Leiden. Menjabat Patih Kraton Surakarta. 67. Mr. Eng Hoa TanLahir 1907 di Semarang. Sekolah di HBS 1925. Sebagai anggota BPUPKI.68. Mr. Mas Soesanto TirtoprodjoLahir 3 Maret 1900 di Solo. Pendidikan di Universitas Leiden. Bekerja sebagai voorz. Landg Kediri.69. Ir. RMP Soerachman TjokroadisoerjoLahir 30 Agustus 1894 di Wonosobo. Sekolah di HBSV 1915. Menjabat sebagai asistent pada afdeling Nijverheid Hanel.70. R. Abikoesno TjokrosoejosoLahir 15 Juni 1897 di Ponorogo. Sekolah di Polytechnisch Institut verklaring 1923. Menjabat sebagai pimpinan Sarekat Islam 1917-1919.71. Dr. KRT Radjiman WedyodiningratLahir: 21 April 1879 di Yogyakarta. Sekolah STOVIA. Bekerja sebagai dokter.72. RAA Wiranata KoesoemaLahir 8 Agustus 1888 di Bandung. Sekolah di OSVIA. Bekerja sebagai Juru Tulis Wedana Tanjungsari.73. R. Soekardjo WirjopranotoLahir 5 Juni 1903 di Kasugihan Cilacap. Sekolah di Procureur Raad van Justitie Surabaya. Menjabat sebagai Pemimpin Surat Kabar Asia Raya.74. Dr. Soekiman WirjosandjojoLahir 19 Juni 1896 di Sewor Solo. Sekolah di STOVIA. Menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Indonesia di Negara Belanda.75. R. Roeslan Wongso KoesoemoLahir 15 Oktober 1901 di Tanah Merah Sampang Madura. Sekolah di BAS (Burgelijk Avond School). Menjabat sebagai pengurus besar Parindra.76. Mr. KRT WongsonagoroLahir 20 April 1897 di Solo. Pendidikan di Rechtshorge School 1939. Menjabat sebagai Komisaris pengurus pusat Parinda.77. Mr. KRMT WoerjaningratLahir 12 Maret 1885 di Solo. Sekolah ELS Surakarta. Menjabat sebagai ketua Boedi Oetomo dan Parindra.78. Mr. Muhammad YaminLahir 23 Agustus 1903 di Sawahlunto Sumatra Barat. Besan Mangkunegoro VIII dan menjabat sebagai Menteri Kehakiman.79. Drs. Tjwan Bing YapLahir 31 Oktober 1910 di Solo. Tamat dari Universitas van Amsterdam. Aktif dalam Gerakan Rakyat Baru.E. Ilmuwan DuniaPengetahuan
Paku Buwana XI Hangabehi karena pengaruh ilmuwan dunia. Sinuwun Pergerakan Nasional. Kiprah Sinuwun
Paku Buwana XI dalan kancah perjuangan memang beraneka ragam. Jasa beliau bagi bangsa dan negara sungguh berlimpah ruah. Tokoh dunia memberi pengakuan.Layak sekali jasa dan perjuangan
Paku Buwana XI dikenang sepanjang masa. Nasihat Saikoo SikikanHadirin yang terhormat!Kemerdekaan Indonesia adalah suatu bukti yang nyata tentang tujuan perang suci sekarang ini, yang timbulnya memang berdasarkan cita-cita yang gilang gemilang yang diciptakan semenjak berdirinya Negara Dai Nippon.Akan tetapi usaha untuk mendirikan Negara Merdeka yang baru bukanlah usaha yang mudah, lebih lebih lagi jika tidak dengan jalan mempelajari, menyelidiki, dan merencanakan dengan saksama dan teliti segala usaha untuk meneguhkan kekuatan pembelaan, dan soal soal yang menjadi dasar Negara, maka sudah barang tentulah bahwa pekerjaan mulia dalam pembentukan Negara Merdeka di kemudian hari, tak akan mempunyai pokok dasar yang kukuh dan teguh.Pada hari ini, bertempat di ruangan ini mulai dilakukan langkah pertama dalam pekerjaan Dokuritzu Zyunbi Tyoosakai untuk menyelidiki serta merencanakan dasar usaha itu dengan sedalam dalam dan seteliti telitinya.Berhubungan dengan itu maka saya mempunyai pengharapan besar pada Badan ini dan tuan-tuan Giin hendaklah menginsafkan dalam hati sanubari tuan-tuan betapa penting dan beratnya kewajian tuan tuan untuk menyelesaikan usaha yang semulia itu sehingga tercatatlah peristiwa yang cemerlang ini dalam riwayat pembentukan Negara Indonesi Merdea.Jakarta, tanggal 28, bulan 5, tahun Syoowa 2 (2605) – (1945), Saikoo SikikanNasihat GunseikanTuan-tuan yang terhormat!Saya merasa sangat gembira, karena pada hari ini "Badan Untuk Menyelidiki Usaha usaha Persiapan Kemerdekaan" akan mulai menjalankan pekerjaannya serta melakukan suatu langkah yang besar dalam sejarah mendirikan Negara Indonesia.Pembentukan Badan ini bermaksud menyelenggarakan pemeriksaan dasar tentang hal hal yang penting, rancangan rancangan dan penyelidikan penyelidikan yang berhubungan dengan usaha mendirikan Negara Indonesia Merdeka yang baru. Dengan jalan demikian akan dapat disampaikan bahan bahan perundingan yang banyak dan saksama kepada Badan Penetapan Putusan Yang Terakhir.Kalau kita meninjau bermacam macam hal di daerah yang dinamakan Indonesia, serta memikirkan kedudukan Pulau Jawa ini, maka kewajiban badan ini di tanah Jawa dan cara untuk menjalankan usaha usahanya akan jelaslah dengan sendirinya.Jika sesuatu bangsa hendak meneguhkan dasar kemerdekaannya, maka ia harus mempunyai keyakinan diri untuk sanggup membela negara sendiri dan juga mempunyai kekuatan yang nyata sebagai bangsa. Oleh karena itu, pada tingkatan yang sekarang ini, bangsa Indonesia terlebih dahulu harus insyaf akan keyakinan dirinya dan kegiatan hatinya untuk memelihara tenaga bagi melangsungkan peperangan ini.Berhubung dengan syarat-syarat dasar untuk Negara Merdeka yang baru, maka tuan tuan sekalian harus memajukan diri dalam usaha penyelidikan dan pemeriksaan tentang soal-soal tadi dan demikian juga tentang soal soal agama. Saya berharap supaya tenaga pembelaan dan tenaga rakyat diperkuat dan dimajukan tidak buat sekarang saja, tetapi juga seterusnya untuk kemudian hari sesudah bangsa Indonesia merdeka untuk kebahagiaannya. Saya mempunyai harapan yang besar sekali tentang hasilnya badan ini.Mendirikan Negara Indonesia berarti terlepasnya bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan yang hina selama ± 300 tahun di bawah pemerintahan Belanda dan mendirikan suatu Negara pada tanah yang subur, yang telah bebas dan yang diwarisi turun temurun dari nenek moyang, untuk bangsa Indonesia.Serta pula berarti mendirikan suatu negara yang merdeka dihadapan musuh untuk memenuhi kewajiban sebagai negara yang berdasarkan budi pekerti yang luhur, yaitu sebagai suatu mata rantai dalam Lingkungan Kemakmuran Bersama di Asia Timur Raya, akan melaksanakan cita cita 1000 juta bangsa bangsa di Asia Timur Raya.Dengan demikian, maka bangsa Indonesia yang akan menyelesaikan pekerjaan suci itu untuk mendirikan Negara, harus insaf tentang keadaan peperangan pada masa ini dengan sungguh sungguh dan tentang kewajiban pembelaan yang penting penting serta harus mengingat pula akan kebahagiaan dan kemajuan yang sedang dilimpahkan kepada bangsa Indonesia.Oleh karena itu, janganlah bangsa Indonesia sempit pemandangannya dan jangan memikirkan kepentingan Indonesia saja. Saya berharap masing masing anggota hendaklah mengingat kehendak pihak rakyat yang ingin mempersatu padukan tenaganya dan insaf akan arti yang sebetul betulnya tentang mendirikan Negara Baru ini sehingga dengan jalan demikian dapat menjadikan kewajiban yang suci ini.Jakarta, tanggal 28, bulan 5, tahun Syoowa 20 (2605) – (1945), GunseikanUcapan Perayaan dari Jenderal ItagakiHadirin yang terhormat!Saya sangat gembira karena saya dapat menghadiri upacara pembukaan "Badan untuk menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan" pada hari ini.Negara Indonesia yang akan dibangunkan adalah satu mata rantai yang kokoh kuat dalam lingkungan kemakmuran bersama di Asia Timur Raya, dan kewajibannya dalam usaha pembelaan Asia Timur adalah sangat penting sekali.Saya harap tuan-tuan sekalian menginsafkan tentang kewajiban tanah Jawa bagi seluruh Indonesia dengan sedalam dalamnya dan melaksanakan persiapan pembangunan negara agar supaya jangan sampai mengecewakan. Maka dengan jalan demikian akan memperoleh bantuan dari pihak masing masing negara dan bangsa di Asia Timur Raya.Jakarta, tanggal 28 bulan 5 tahun Syoowa 20 (2605) – (1945), Rikugun TaisyooItagaki SeisirooPara pembesar Jepang yang mendukung berdirinya NKRI bersahabat erat dengan Sri Susuhunan
Paku Buwono XI. Misalnya saja Laksamana Maeda bertukar pikiran tentang masalah peradaban dunia. Pembesar Jepang mengagumi kebudayaan yang dikembangkan oleh Kraton Surakarta Hadiningrat. Usulan Sinuwun
Paku Buwana XI, agar BPUPKI dipimpin oleh Dr Radjiman Wedyodiningrat. Cita cita besar telah terwujud. Yakni usaha untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Atas jasa Sinuwun
Paku Buwana XI, BPUPKI terbentuk. Lembaga ini yang mempersiapkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Raja Karaton Surakarta Hadiningrat menjadi pejuang utama. Menuju pintu gerbang kemerdekaan telah dirintis
Paku Buwana XI, yang mendapat gelas Di nuwun Pergerakan. Raja Surakarta ini pernah berguru pada Max Weber dan Emile Durkheim. Pemikir hebat dalam ilmu pengetahuan sosial.
Paku Buwana XI Hangabehi belajar langsung pada Albert Einstein. Ilmuwan terkenal tingkat dunia. Selasa Paing, 3 Pebruari 2026.Purwadi