Hadiri Talkshow Library Festival UINSU, Musa Rajekshah: Perpustakaan Penting Hindari Hoaks

Administrator - Kamis, 27 Oktober 2022 16:36 WIB

MEDAN  | Halomedan.co

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah menyampaikan perpustakaan berperan penting dalam meningkatkan literasi, serta mencegah masyarakat menerima hoaks.

“Membaca itu penting untuk menggali informasi, tapi sumbernya sering kali salah apalagi kalau infonya dari sosial media atau media online. Kelemahan dari teknologi digital ini memang banyak informasi yang belum terverifikasi. Sementara kalau membaca dari buku khususnya buku-buku yang ada di perpustakaan lebih terjamin karena perpustakaan pasti sudah menyeleksinya,” ujar Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah saat menjadi Narasumber dalam Talkshow Library Festival 2022 di Perpustakaan Kampus IV UINSU Tuntungan, Kamis (27/10).

Lanjut Ijeck, kondisi ideal masyarakat khususnya kaum muda harus memiliki kemampuan literasi yang tinggi disebabkan tantangan zaman yang kian berat. Sayangnya, literasi di Indonesia masih sangat rendah bahkan hasil survei Programme for International Students Assessment (PISA) menemptkan Indonesia pada posisi 62 dari 70 negara.

“Memang ini masih jadi PR besar kita. Penyebab rendahnya literasi masyarakat adalah rendahnya minat baca dan terbatasnya akses masyarakat terhadap buku. Tapi untuk membaca pun tidak bisa didorong-dorong, semua memang harus ditumbuhkan dari diri sendiri sehingga sejak dini memang anak harus dibiasakan untuk membaca buku,” katanya.

Lanjut Ijeck Pemerintah Provinsi Sumut  memberikan dukungan besar terhadap literasi dengan membangun 33 pojok baca digital di 33 kabupaten/kota dan pendayagunaan gerobak baca. “Selain itu juga ada Bank Sumut yang telah memberikan 16 unit sepeda motor literasi yang dijuluki Kereta Pustaka. Kereta ini saya salutnya dibawa oleh beberapa relawan dan tanpa ada digaji, mereka memang tergerak sendiri untuk membangkitkan literasi di kampungnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan UINSU Nurhayati mengatakan, literasi di Indonesia masih menjadi sesuatu yang meresahkan dan menyedihkan. Padahal, menurutnya saat bicara literasi berarti bicara soal membaca dan menulis. Dari baca-tulis itu seseorang dituntut untuk mencari, menelusuri, mengolah dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menghasilkan sesuatu karya yang bermanfaat.

“Tema kegiatan hari ini kami ambil untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, sesuai Sustainable Development Goals (SDGs) komitmen global dan nasional dalam upaya untuk menyejahterakan masyarakat mencakup 17 program satu diantaranya pendidikan bermutu dan bagaimana kita memperoleh pendidikan bermutu tentunya melalui jalur formal dan diantaranya melalui lembaga perpustakaan,” tutupnya sembari mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wagub.rel

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Berita

Prajurit Ratu Kidul

Berita

FORSOMAKAR Desak Kadis Perindag ESDM Tindak Tegas Tambang Galian C Ilegal Di Sumut Tanpa Pandang Bulu

Berita

OTT KPK di Sumut: Tujuh Orang Diamankan, Bupati Langkat Diboyong ke Jakarta

Berita

Pewarta Polrestabes Medan Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Program Jumat Barokah

Berita

Ruangan Bupati Langkat Disegel KPK, Penyidikan Dugaan OTT Terus Bergulir

Berita

Begini Kronologis OTT KPK di Binjai