Rivan A. Purwantono: Jasa Raharja Telah Serahkan Santunan Rp 1,33 Triliun

Administrator - Jumat, 16 September 2022 15:41 WIB

JAKARTA | Halomedan.coSelama semester 1-2022 (Januari-Juni), Jasa Raharja telahmenyerahkan dana santunan kecelakaan lalu lintas secara nasional sebesarRp1,33 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 15,1% dari tahun 2021, dannaik 3,0% dari tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19, yang tercatat Rp1,24 triliun.

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono mengatakan, kenaikan jumlahsantunan itu, diakibatkan karena angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas diperiode semester 1-2022 lebih tinggi, bahkan dibanding dengan periode yangsama 2019, atau sebelum pandemi Covid-19.

Tahun ini, jumlah santunan terhadap korban meninggal dunia, kata Rivan, yaknisebesar Rp687 miliar, atau naik 0,1% dari periode yang sama tahun 2019.Sedangkan untuk korban luka, cacat tetap, ambulance, dan P3K, jumlahsantunannya Rp646 miliar, atau naik 17,6% dari 2019. “Secara keseluruhan,jumlah santunan yang telah diserahkan Jasa Raharja, yakni Rp1,33 triliun, ataumeningkat 3,0% dibanding periode yang sama 2019,” kata Rivan, di Jakarta,Kamis, (15/09/2022).

Berdasarkan data santunan Jasa Raharja, korban kecelakaan lalu lintas,didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor, yakni 77,55%, truck11,05% dan mobil pribadi 9,17%. “Ini tentu menjadi perhatian kita semua, untukbagaimana bersama-sama bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ungkapRivan.

Rivan mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk selalu waspada dan patuhterhadap aturan berlalu lintas, sehingga dapat meminimalisasi risiko kecelakaandi jalan raya. Dia juga menyampaikan, agar korban, mapun keluarga korban yangdirawat di rumah sakit (RS), memahami proses pengobatan yang dijalani.“Sehingga, manfaat santunan biaya rawatan dari Jasa Raharja bisa optimaldirasakan,” ujarnya.

Rivan mengatakan, Jasa Raharja bersama Kepolisian dan instasi terkait, terusberupaya menanggulangi jumlah kecelakaan lalu lintas melalui berbagai programpencegahan. Selain memberikan imbauan dan pemetaan lokasi rawankecelakaan, Jasa Raharja juga sudah masuk ke dalam komunitas dan lembaga pendidikan, mulai dari TK sampai perguruan tinggi, guna menyampaikan pesanpesan keselamatan berlalu lintas. “Selain itu, Jasa Raharja juga memberikanbantuan pengadaan sarana pencegahan kecelakaan, melaksanakan mudik gratis,dan melakukan pelatihan penanganan gawat darurat (PPGD),” papar Rivan.

Tak hanya itu, melalui transformasi digital, kecepatan penyelesaian santunanmeninggal dunia juga semakin cepat, yakni hanya 1 hari 5 jam setelah tanggal kecelakaan, atau 4 jam lebih cepat dari tahun 2019. “Sedangkan rata-ratakecepatan berkasnya, yakni 11 menit 47 detik, lebih cepat 4 menit dibanding2019,” ujar Rivan.(IL)

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Ekbis

Kemerdekaan yang Harus Dirasakan, Kemerdekaan yang Belum Selesai

Ekbis

Dwi-Kewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global

Ekbis

HUT RI ke-81, TPI Medan Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Ekbis

Agung S Pratama Minta Polres Pelabuhan Belawan Usut Kasus Penggelapan Mobil Miliknya

Ekbis

Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo

Ekbis

H. Ikrom Helmi Nasution: Dirgahayu RI ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur