RUPS Luar Biasa, Datuk Syaiful Azhar Didaulat Jadi Komut Bank Sumut

Administrator - Selasa, 16 Maret 2021 01:40 WIB

MEDAN , Halomedan.coRapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Sumatera Utara memutuskan mengangkat Datuk Syaiful Azhar sebagai Komisaris Utama. Pengangkatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja bank tersebut.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah memimpin Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Ballroom Kantor PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara atau disingkat PT. Bank Sumut, Senin (15/3), di Medan. Rapat ini dimaksudkan untuk mengangkat komisaris utama yang baru.

“Jabatan Komisaris Utama yang selama ini kosong sudah disetujui oleh pemegang saham. Komisaris Utama baru diisi oleh Datuk Syaiful Azhar,” kata Musa Rajekshah usai rapat tersebut, seperti dilaporkan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara.

Musa menjelaskan, dewan komisaris merupakan perpanjangan tangan dari pemegang saham. Fungsinya adalah melakukan monitoring atas kegiatan dari PT. Bank Sumut. Hasil monitoring dewan komisaris tersebut dapat dijadikan laporan kepada para pemegang saham. Adapun para pemegang saham adalah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sekalian para bupati dan wali kota di dalamnya.

Sementara itu, Datuk Syaiful Azhar mengatakan akan menjalankan tugas sebagaimana diamanatkan Rapat. Ia akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas direksi. Tujuannya tak lain supaya Bank Sumut menghasilkan laba yang lebih besar sehingga dapat memberikan kontribusi pada Penghasilan Asli Daerah Sumatera Utara.

“Karena Bank Sumut merupakan salah satu badan yang bertugas mendorong perekonomian Sumatera Utara dan memiliki tujuan untuk menyejahterakan masyarakat Sumut,” kata Azhar.

Dalam kesempatan tersebut diadakan juga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT. Bank Sumut untuk Tahun Buku 2020. Di sini Musa menyampaikan bahwa para pemegang saham menyetujui laporan tahunan yang disampaikan oleh PT. Bank Sumut. Dilaporkan bahwa deviden PT. Bank Sumut kepada Penghasilan Asli Daerah Sumatera Utara pada 2020 adalah sebesar Rp. 308 miliar.

“Semua pemegang saham sudah setuju dan menerima laporan buku tahunan, serta memberi masukan guna untuk meningkatkan kinerja Bank Sumut,” ujar Musa.

Rapat Umum Pemegang Saham tersebut juga melakukan pembahasan ikhwal rencana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) PT. Bank Sumut. Ini dilakukan untuk memperkuat modal bank.

Pada 2020 lalu, Rapat Umum Pemegang Saham sebetulnya sudah memberikan izin untuk initial public offering. Hanya saja datangnya pandemi membuat itu tak terjadi.

Direktur Utama PT. Bank Sumut Muchammad Budi Utomo kemudian menargetkan bahwa pada 2022 pihaknya akan masuk ke bursa saham. Ia menjadwalkan kembali initial public offering Bank Sumut dalam waktu sembilan hingga dua belas bulan. Ia yakin bahwa, dengan vaksin, kepercayaan diri masyarakat akan meningkat dan ekonomi akan pulih.

“Initial public offering memang tidak bisa dihindari karena kebutuhan modal ke depan sangat diperlukan bagi bank untuk bisa survive ke depannya,” kata Budi.rel

Editor
: Administrator

Berita Terkait

Ekbis

Kapolres Asahan Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Purna Bhakti Personel Polres Asahan

Ekbis

Hari Pertama Kerja Tahun 2026, Kejari Labuhanbatu Tingkatkan Status Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka

Ekbis

Malam Tahun Baru di Pengungsian, Bobby Nasution Dampingi Presiden Prabowo Beri Harapan untuk Warga Batuhula

Ekbis

Wanita Korban Penganiayaan Petrus Minta Penyidik Unit PPA Polres Pelabuhan Belawan Profesional

Ekbis

Bakopam Sumut Gelar Silaturrahmi Tahun Baru di Kediaman Anggota DPR RI Maruli Siahaan

Ekbis

BAKOPAM Sumut Gelar Jum’at Berkah, Santuni Anak Yatim di Awal Tahun 2026