MEDAN — Serikat Abang Bajaj Indonesia (Serabi ) Provinsi Sumatera Utara menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penghargaan bergengsi yang diberikan oleh manajemen
Maxim Medan. Penghargaan sebagai Community Leader Bajaj tersebut, diserahkan langsung oleh Erick Elfrada Sinurat selaku Head of Subdivision
Maxim Medan dalam acara silaturahmi hangat yang berlangsung di Kantor
Maxim Medan pada Rabu, 22 Juli 2026.Ketua Umum DPP Serikat abang bajaj indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rahmat Muliadi, mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas pengakuan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi personal saja tapi, melainkan simbol kemitraan yang kuat antara komunitas abang bajaj Indonesia provinsi Sumatera Utara dan manajemen aplikator." Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Erick Elfrada Sinurat dan seluruh manajemen
Maxim Medan atas penghargaan Community Leader ini. Apresiasi ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menjaga solidaritas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempererat silaturahmi yang telah terjalin baik dengan pihak
Maxim," ujar Rahmat Muliadi.Acara silaturahmi tersebut berlangsung dengan penuh keakraban. Selain menjadi momen penyerahan penghargaan, pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi interaktif untuk membahas peningkatan kesejahteraan para pengemudi bajaj di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan.Pihak manajemen
Maxim Medan berharap penghargaan ini dapat memicu semangat kepemimpinan yang positif di dalam komunitas. Dengan sinergi yang terus terjaga, diharapkan transportasi bajaj dapat terus berkembang sebagai salah satu pilihan transportasi publik yang aman, nyaman,ramah lingkungan dan diandalkan oleh masyarakat luas.Kami ( media) berkesempatan melakukan wawancara langsung dengan bapak Rahmat Muliadi selaku ketua umum Dpp Serikat abang bajaj indonesia provinsi Sumatera Utara. Dalam sesi wawancara tersebut, dirinya menyampaikan pesan menyentuh dan realistis kepada seluruh rekan seprofesi dan senasib dan seperjuangan, mengenai dinamika bekerja di lapangan bersama aplikator, Marilah kita menjaga silaturahmi dengan baik, terutama sesama aplikator. Karena berkat adanya aplikator di Sumatera Utara ini, khususnya di Kota Medan, kita bisa mencari nafkah untuk keluarga kita. Kadang-kadang sistem aplikasi memang bikin kita geram, jengkel dengan kadang-kadang harga tidak masuk akal.tapi percayalah semua rezeki itu sudah diatur oleh allah swt, Tuhan Yang Maha Esa, Tinggal bagaimana kita saja gimana menjalaninya dengan sabar,iklas serta maksimal di lapangan,insya allah.pungkas Rahmat dengan bijak kepada awak media.