Medan – Barisan Pemersatu Masyarakat Marginal (BATU MARMAR) menegaskan bahwa Hasyim, SE merupakan figur yang layak memimpin Kota Medan ke depan. Penilaian ini didasarkan pada rekam jejak panjangnya di dunia politik, mulai dari DPRD Medan hingga DPRD Sumatera Utara, yang menunjukkan konsistensi, dedikasi, dan kedekatan dengan masyarakat.Menurut Ketua Koordinator Pusat BATU MARMAR, Lahja, Hasyim adalah sosok pemimpin inklusif yang mampu merangkul seluruh golongan tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun status sosial. Hal ini menjadikannya sebagai figur pemersatu di tengah kemajemukan Kota Medan.Selama tiga periode menjabat di DPRD Medan, Hasyim dikenal memiliki rekam jejak yang bersih serta komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya masyarakat kecil dan kelompok marjinal. Sikap rendah hati dan keterbukaannya membuat dirinya diterima luas oleh berbagai kalangan.Selain itu, keaktifannya dalam kegiatan sosial lintas agama dan budaya memperkuat citranya sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan. Hal ini dinilai sangat penting untuk menjaga keharmonisan di kota yang plural seperti Medan.Keberhasilannya terpilih sebagai anggota DPRD Sumatera Utara periode 2024–2029 juga menjadi bukti kuat bahwa kepercayaan publik terhadap dirinya tetap terjaga. Tidak hanya itu, Hasyim juga kembali dipercaya untuk memimpin sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Medan untuk ketiga kalinya, yang menunjukkan kuatnya legitimasi dan kepercayaan internal partai terhadap kepemimpinannya.Dengan pengalaman panjang, integritas, serta kemampuan merangkul semua lapisan masyarakat, BATU MARMAR menilai Hasyim, SE memiliki kapasitas yang sangat layak untuk menjadi Wali Kota Medan ke depan. Oleh karena itu, BATU MARMAR mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada Hasyim sebagai sosok pemimpin yang mampu membawa Medan menjadi lebih maju, inklusif, dan bersatu.rel