Medan - Pengurus Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Akhmad Khambali, SE,MM mengapresiasi kinerja Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama
Mudik Lebaran 2026, sehingga masyarakat tidak merasa was-was selama rumahnya ditinggal."Kapolda Sumut dan jajarannya serta Seluruh Polres Polres Se Sumatera Utara sukses mengamankan mudik Lebaran 2026," ujar KH Akhmad Khambali, Sabtu (21/03/2026).Menurut Kyai Khambali, Kapolda Sumut serta Polres- polres lainnya sukses menjalankan program yang diamanatkan pusat."Operasi Ketupat Toba 2026 sukses dijalankan Kapolda Sumut. Sangat memuaskan kinerjanya dalam memberikan keamanan untuk masyarakat," kata Kyai Khambali yang Juga Ketua Umum Gema Santri Nusa.Ia menambahkan, keberhasilan Polri dalam mengamankan Lebaran tidak lepas dari seluruh kerja keras dari anggotanya, Karena Polri Untuk Masyarakat Ujar Kyai Khambali yang juga Pengasuh Majlis Sholawat Nurul Wathon."
Mudik tahun ini aman dan lancar, tidak ada hambatan," ungkap Kyai Khambali yang juga Pengurus Penanggulangan Bencana MUI Pusat.Masyarakat merasa puas dan memberikan apresiasi tinggi kepada Polri dan stakeholder terkait, khususnya di Wilayah Hukum Polda Sumatera Utara, atas kelancaran, keamanan, dan kenyamanan arus mudik Lebaran 2026."Berkat strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan, perjalanan mudik tahun ini berlangsung lebih tertib, lancar, aman, dan nyaman serta minim hambatan," tutup Kyai Khambali yang juga Inisiator SantriPreneur.Ia juga mengimbau kepada Ormas Islam yang ada di Sumatera Utara, agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas Pasca Lebaran Nanti. "Mari jadikan Sumut sebagai daerah yang Penuh Kesejukan dan menjunjung tinggi kebersamaan dalam keberagaman, apalagi dengan situasi global saat ini, jangan sampai Sumatera Utara menghadapi Geopolitik Global dengan hal hal yang diluar koridor Bangsa kita. Sumatera Utara adalah entitas keberagaman semua agama, kita harus jaga kerukunan antar umat beragama," tandas Kyai Khambali yang juga Komisioner Badan Wakaf Indonesia ( BWI ) perwakilan Sumut.pentingnya membangun sistem peringatan dini dalam pencegahan konflik. Ia mendorong keterlibatan masyarakat baik individu, kelompok, maupun badan usaha dalam mencegah dan mengatasi potensi konflik yang mungkin muncul."Penting bagi masyarakat untuk terus menjaga kondisi damai, serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna mengembangkan sistem penyelesaian konflik secara damai. Ini menjadi tugas bersama agar situasi tetap kondusif, terutama Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 H," kata Kyai Khambali.Kyai Khambali menambahkan, antisipasi gerakan-gerakan radikal yang mencoba mengganggu Ketentraman dan Kedamaian memecah belah kebersamaan yang sudah terbangun selama ini Ujar Kyai Khambali yang juga Pemerhati Ekstrimisme & Terorisme.