Medan - Punguan atau perkumpulan Parsadaan Marga Simatupang Togatorop anak, boru, bere (Patogab) Sektor Medan Selatan melaksanakan ibadah awal tahun 2026 sekaligus ucapan syukur selama menjalani tahun 2025. Acara diadadakan di Selambo Muara, Kota Medan, kediaman Toni Togatorop. Diawali ibadah dengan tema yang diambil dari Alkitab (Psalmen 133 : 1) "Lihatlah kebaikan dan kebahagia akan datang jika yang bersaudara duduk dalam satu kesatuan", keluarga besar Patogab Medan Selatan tampak bersuka cita menyambut tahun 2026. " Dengan Tema dari Alkitab (Psalmen 133 : 1) tahun 2026 ini keluarga besar Patogab Medan Selatan diharapkan saling menguatkan rasa persaudaraan dan saling mengasihi dengan tulus karena itu adalah kehendak Tuhan. Lakukan lah yang baik dan jauhkan yang jahat," kata penasihat Punguan Togatorop, Sintua Op Ertika Togatorop, Minggu, 11 Januari 2026 dalam khotbah nya ibadah. Keluarga besar Patogab, ujar Op Ertika diharapkan menjadi terang seperti lilin menerangi kegelapan malam dengan tulus." Kasih itu tidak pura - pura. Itu sebab nya siapapun marga Togatorop apakah yang berasal dari bona pasogit Muara atau darimana pun, semua adalah satu keluarga. Jika memberi dengan tangan kanan, hendak lah tangan kiri jangan mengetahui," ujar Op Ertika.Ketua Patogab Medan Selatan Maningar Simatupang, SE, Ak, menambahkan, punguan ini mempertemukan dan mempersatukan ikatan kekeluargaan agar terus terjalin dari generasi ke generasi." Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara - saudara diam bersama dengan rukun seperti yang tertulis dalam Alkitab di Roma 12 ayat 9," ujar Maningar Simatupang. Parsadaan Patogab, ujar Maningar diletakkan oleh para pendahulu dengan dasar yang kokoh." Melalui punguan parsadaan ini diharapkan kepada generasi mendatang agar marga Togatorop eksis dan menjadi berkat bagi bangsa dan negara," ujar Maningar Simatupang.rel